Wali Nikah


Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb, mau bertanya saya tidak tahu bagaimana solatnya mertua saya dan kata istri saya bapa mertua saya solatnya jarang- jarang, ketika kami menikah yang menjadi walinya bapak kandung istri saya dengan dibimbing kua mengucapkan istighfar dan 2 kalimat syahadat, bagaimana status pernikahan saya dengan wali yang jarang solat, apakah saya bersuudzon dengan bapak mertua saya perihal solatnya ?



-- Samudro Aprilianto (Bekasi)

Jawaban:

Wa'alaiumussalaam wrwb.

Seluruh Ulama' bersepakat bahwa seorang yang mengaku sebagai seorang muslim tetapi tidak mau shalat hukumnya telah kafir, tetapi para Ulama' berbeda pendapat perihal seorang yang shalatnya tidak dikerjakan secara terus menerus, kadang shalat dan kadang meninggalkannya. Sebagian mengatakan kafir dan mayoritas Ulama' (Hanafiyah, Malikiyah dan Syafiiyah) mengatakan tidak kafir tetapi Fasiqun Yustatab ( berdosa besar dan harus diperintahkan untuk bertaubat)

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka mertua anda yang shalatnya tidak dilakukan secara terus menerus, menurut pendapat mayoritas Ulama' tidaklah kafir tetapi berdosa besar, yang karenanya in syaa Allah masih sah untuk menjadi wali nikah dari putrinya meskipun tidak utama

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan bimbingan dan hidayah kepada kita sekalian

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA