Aqiqah Dibayarin Oleh Nenek

Makanan & Sembelihan, 15 Juli 2019

Pertanyaan:

Assalamuálaykum warahmatullah wabarakaatuh

Saya mau menanyakan beberapa hal terkait aqiqah dan qurban :

1. Bagaimana hukumnya aqiqah yang dibiayai oleh nenek meski orangtua mampu membiayainya mengingat aqiqah adalah kewajiban seorang ortu. Ortu bukan tidak mau tetapi neneknya terlalu antusias sehingga mengambil alih aqiqah cucunya.

2. Bagaimana hukumnya qurban atas nama anak balita? Apakah dibolehkan atau ortunya saja yang berqorban? 

Terima kasih atas jawabannya.

Wassalamuálaykum warahmatullah wabarakaatuh.



-- Erna (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

1). Aqiqah itu adalah ibadah harta, dan dalam kaidah ibadah harta bahwa ibadah tersebut boleh diwakili orang lain, seperti infaq, shadaqoh, qurban dan juga aqiqah, bahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga pernah mewakili Ali -menantunya- dalam meng-aqiqahi Hasan dan Husain putra Ali

2). Yang biasa dilakukan oleh sahabat Rasulullah dalam ber-qurban, bahwa seseorang dari mereka ketika berqurban, dengan cara berqurban dengan seekor kambing atas namanya dan keluarga yang dibawah tanggung jawabnya

Dan kebiasaan sahabat Rasulullah itu adalah sunnah, yang karenanya ketika anda ingin berqurban dengan seekor kambing, maka niatkan qurban tersebut atas nama anda dan keluarga anda termasuk anak anda yang masih balita

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA