Tentang Sholat Jumat & Dhuhur

Sholat, 24 Juli 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya ingin bertanya..ketika 1 waktu suami di rumah & saat itu hari Jumat dimana smua umat islam (yang laki-laki) melakukan shalat Jumat. Tapi pada saat itu karena kesibukan di rumah hingga suami lupa bahwa saat itu adalah hari Jumat waktunya jumatan. Begitu ingat ternyata sudah pukul 12.30 yang artinya sudah kelewatan.

Nah berselang 1 jam kemudian saya mngingtkn suami untuk shalat dhuhur, namun suami menjawab yang intinya shalat dhuhur tidak boleh dilakukan karena sudah telat shalat jumat (biasanya kan shalat dhuhur dilakukan ketika shalat jumat tersebut). Tapi sepengetahuan saya shalat dhuhur tetep boleh dilakukan, masalahnya kelewatan shalat jumatnya.

Tapi suami tetap bersikeras dengan pendapatnya. Lalu yang sebenarnya pendapatnya yang betul pendapat siapa?? Saya ato suami??

Mohon pencerahannya,thx.



-- Vio (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumusalaam wrwb.

Shalat Jum'at hukumnya fardhu 'ain bagi setiap laki-laki muslim yang mukallaf (baligh dan berakal), berdasarkan firman Allah dalam suroh Al Jum'ah ayat ke-9

Dan menurut kesepakatan para Ulama' bagi yang tidak shalat jum'at karena udzur tertentu (sakit, safar, lupa atau juga tertidur) maka ia berkewajiban untuk shalat dzuhur

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberi kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA