Entah Bisikan Atau Apa

Akhlaq, 12 Oktober 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb..

Saya ingin mnceritakan masalah yang terjadi pada diri saya dari beberpa bulan lalu. Maaf jika cara penyampaian saya berbelit2 dan semoga dimengerti.

Dulu ada satu waktu saat saya sngat suka pada suatu novel online yg isinya punya beberpa tokoh yg sring mengeluarkan kata2 yang kurang mengenakkan seperti bahasa kotor dalam bhs inggris dll. Lalu suatu hari saya sering bermimpi buruk, sebenarnya saya sering bermimpi buruk dari sebelum saya begitu menyukai novel tersebut.

Lalu dalam hati saya seperti ada yang mengatakan bahwa Allah selalu membuat saya bermimpi buruk, dan saya juga mengatakan dalam hati saya bahwa jika tokoh dri novel itu yg sring berbicara kotor itu, jika dia dalam posisi saya pasti mengatai Allah dngn bcara kotornya, lalu saya merasa bahwa wktu hal itu terjadi, sya sperti menyetujui hal tersebut.

Dan  kalimat yg mngatai Alah sprti itu mulai mngisi benak sya, dalam hati sya sllu sprti ad yg brkata demikian, ttpi sya tdk menginginkannya.  

Stiap sya mngingatnya psti dlam hati sya ad yg berkata demikian lgi dan klau ad yang mencaci didekat sya, itu sprti otomatis terucap d dlam hati sya yg ditujukan kpda Allah. Saya takut skli.. Itu trus2an sja terjadi, sya tkut Allah tidak akan memaafkan saya, sya sllu brpikir bahwa sya tlah brdosa dan tdk pantas dimaafakan, saya tkut skli.

Sprti ad yg mmbenci Alah dan mengatakannya trus dalam hati sya tnpa sya menginginkan mngatakan sprti itu. Sya takut Allah tdk akan memaafkan orng sprti sya.

Berbulan2 sya tdk tnang krna trus sja ad yg sperti mnghasut sya dan sya jga tkut smua ibadah sya tdk sah krna dlam hti sya trus sja ad yg sprti itu. Dan sya sllu merasa bhwa Allah pasti murka pda sya. Saya tkut skli klo sya tdk dalam rahmat Alah lgi. Sya merasa sngat depresi, apakah Allah akan mengampuni sya.

Apa yg sbaiknya sya lakukan ustadz,

Sya jga tdk tau hrus berkonsultasi dengan siapa, maka dri itu sya bertnya di konsultasi syariah ini. 

Mohon jawabannyaa ustadz, sya tkut skli bnr2 tdk bisa tnang, sperti swktu2 kata2 mncaci itu trus sja terngiang dalam hati sya dan pikiran sya. Stiap hari sya sllu mrasa ketakutan.

Wassalamualaikum wr. wb.

 



-- Lia (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH

Saudari Lia yang dirahmati ALLAH SWT.

RasuluLLAH saw membimbing kita agar tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apapun.

Bahkan beliau saw menjamin cinta dari ALLAH bagi orang yang tekun melakukan perbuatan baik sekeil apapun. Karena sesuatu yang baik bila dilaukan secara kontinyu akan lebih mungkin menjadi kebiasaan bahkan menjadi watak yang selalu mengarahkannya dalam suasana kebaikan.

Demikian pula kebiasaan anda membaca novel seperti itu akan banyak mempengaruhi kebiasaan Anda . Dan sekarang ditunggangi oleh was-was syetan. 

Sekarang jangan lagi membaca novel tersebut tapi bacalah yang bermanfaat. Dan untuk untuk menghadapi bisikan-bisikan tersebut hadapilah dengan:

1, Tidak peduli

Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan was-was adalah sikap tidak peduli. Tidak mengambil pusing setiap keraguan dari bisikan-bisikan yang muncul. Alihkan segera kepada kegiatan lain. 

 2,  Bersikap kebalikannya

Bentuk tidak mempedulikan perasaan was-was dalam hati adalah dengan mengambil sikap kebalikannya.  

Ini sebagaimana yang disarankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadis dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa ada seseorang yang pernah mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang penyakit was-was yang dia alami. Dia dibayangi seolah-olah mengeluarkan kentut ketika shalat. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Janganlah dia membatalkan shalatnya, sampai dia mendengar suara kentut atau mencium baunya.” (HR. Bukhari 137 dan Muslim 361).

 3. Terus hadapi dengan shabar

Untuk bisa menghilangkan penyakit was-was ini, tidak mungkin hanya dilakukan sekali. Perlu banyak latihan dan bersabar untuk selalu cuek dengan keraguan yang muncul. Sampai gangguan itu betul-betul hilang.

Al-Iz bin Abdus Salam dan ulama lainnya juga menjelaskan sebagaimana yang telah aku sebutkan. Mereka menyatakan, “Obat penyakit was-was: hendaknya dia meyakini bahwa hal itu adalah godaan setan, dan dia yakin bahwa yang mendatangkan itu adalah iblis, dan dia sedang melawan iblis. Sehingga dia mendapatkan pahala orang yang berjihad. Karena dia sedang memerangi musuh Allah. Jika dia merasa ada keraguan, dia akan segera menghindarinya..”  

Anda yang mengidap was-was sedang berada dalam ujian. Jika perjuangan melawan godaan ini disertai perasaan ikhlas karena Allah dan mencontoh sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadis di atas maka insyaaAllah nilainya pahala.

4.  Banyak berlindung dari godaan setan

Karena godaan ini bersumber dari setan, obat yang tidak kalah penting, banyak berlindung dari godaan setan. Dari sahabat Utsman bin Abul Ash, bahwa beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengadukan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah menghalangi aku dengan shalatku (tidak bisa khusyu), dan bacaan shalatnya sampai keliru-keliru.’ Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ، وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا

Itulah setan, namanya Khanzab. Jika engkau merasa sedang digoda setan maka mintalah perlilndungan kepada Allah darinya, dan meludahlah ke arah kiri 3 kali.” (HR. Muslim 2203). Utsman mengatakan, ‘Aku pun melakukan saran beliau dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.’

Salah satu diantara usaha melindungi diri dari setan adalah merutinkan dzikir pagi dan sore. Karena salah satu keutamaan merutinkan dzikir ini adalah perlindungan dari semua godaan setan.  Bisa rutin membaca zikir al ma'tsurat yang disusun oleh Hasan Al Banna.

Semoga Anda mendapat perlindungan ALLAH SWT dan tentram dalam zikir padaNYA.

WaLLAHU a'lam bishshawaab 

 



-- Selamet Junaidi