Rencana Pernikahan

Lain-lain, 8 November 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz. Saya sebulan lagi menikah, tapi sekarang saya dilanda masalah dengan calon saya. Calon saya telah berbohong dan berkhianat dibelakang saya. Meskipun dia sering meminta maaf dan mengakui kesalahannya, tapi hati ini berat untuk percaya kembali. Saya takut untuk menjalani hubungan kembali dengan calon saya dan saya mulai takut dengan pernikahan. Bagimana solusinya ustadz? saya terus dilanda rasa takut tapi disisi lain pihak keluarga sudah mempersiapkan semua acara 70%, saya juga tidak ingin mengecewakan orangtua saya ustadz.



-- Inayatul Khoiriyah (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatuLLAHI wabarakaatuH.

Saudari Inayatul Khoiriyah yang dirahmati ALLAH SWT.

Hal yang pasti akan kita temui ketika menjelang pernikahan. Godaan dan ujian tidak hanya datang ketika saat mencari jodoh, atau sedang ta’aruf, tetapi ketika akan segera menikah, tinggal menunggu hari H godaan juga bisa datang menghampiri. Bahkan sesudah menikah pun ujian tak kunjung henti.

 Setan itu pasti berusaha keras agar kita ragu-ragu dalam berbuat kebaikan apa aja, termasuk dalam hal pernikahan. Jelang pernikahan kita dibuat gugup dan was-was oleh setan. Muncul pikiran untuk membatalkan pernikahan dengan alasan yang tidak jelas. Apakah benar dia jodoh kita? Apakah benar dia akan setia bersama dengan kita selamanya? Apakah dia akan jadi ayah atau ibu yang baik buat anak-anak kita kelak? Apakah dia tidak berbohong nantinya padahal sekarang saja dia berbohong? ALLAH SWT berfirman:

إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya  , karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

Serangkaian pertanyaan yang seharusnya sudah selesai saat taaruf kembali bermunculan dan membuat kita ragu. Rasanya keraguan itu amat kuat sampai membuat kita berpikir lebih baik batal saja nikahnya.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika was-was dan keraguan menimpa kita? Kuatkan keyakinan pada Allah SWT. Perkuat keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah.

Allah SWT. berfirman dalam Q.S. Al-Hujurat:13 yang artinya :

“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Kemudian Husnuzhon, berprasangka baik pada Allah. Ingatlah kita sudah menjalani proses taaruf dengan baik dan sudah istikhoroh pula, dan jawaban istikhoroh itu adalah seseorang yang sebentar lagi akan Anda nikahi. Jangan berikan sedikit celah setan untuk membuat kita ragu-ragu. 

Semoga calon Anda juga faham akan adanya godaan menjelang pernikahan sehingga dia tidak jadi ragu untuk menikah dengan Anda.

Karena itu programkan untuk Anda berdua setelah pernikahan untuk semakin tekun memperdalam agama dan menjalankan kehidupan berumahtangga sesuai tuntunan ALLAH SWT dan RasuluLLAH saw.

BismiLLAH, bertawakkallah kepada ALLAH SWT semoga pernikahan Anda akan beralan lancar dan bisa menjadi benteng Anda berdua dari berbagai keburukan dan jadilah keluarga sakinah.

WaLLAHU alam bishshawab.



-- Selamet Junaidi