Chat Suami Dengan Teman Kantornya

Lain-lain, 19 Desember 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum, nama saya eca. Saya umur 28 tahun dan suami umur 33 th. Alhamdulillah saya sudah di karuniai 2 anak yg sempurna. Pernikahan sy sudah mau memasuki tahun ke 6. Sudah 1 bulan ini saya merasa ada perubahan dari sikap suami. Awal saya fikir ini hanya perasaan saya karena sudah beberapa bulan ini saya memutuskan untuk menjadi IRT full. Beberapa kali saya iseng2 buka chat suami sama temen2 nya awalnya gak ada yang aneh tapi akhir2 ini saya ngerasa chat mereka terlalu berlebihan karena saya lihat ada emotic "💔😍❤" di chat mereka saya rasa kurang pantas. Dan terakhir ada beberap kata yang seharusnya gak pantas. Yang mau saya tanyakan apa seperti itu sudah masuk kategori selingkuh? Saya rencana mau bicara baik2 sama suami tapi saya tau respon suami paling hanya diam tanpa jawaban dan tanpa solusi dengan sikap yang tidak akan di rubah. Kalau saya coba tenangkan diri saya dengan keluar dari rumah apa pantas sebagai seorang istri keluar dr rumah disaat ada masalah?

terimakasi



-- Eca (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alakum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH

Bu Eca yang dirahmati ALLAH SWT.

Semua keluarga di dunia ini pasti mengalami cobaan atau godaan. Apalagi antar teman di satu tempat kerja yang kondisi dan tuntutan kerja harus kerjasama tidak peduli laki perempuan bercampur baur karena tidak Islami.

Nah sekarang itu yang dialami suami Anda. Maka sikap Anda adalah pertahankan cinta Anda (mawaddah) dan kasihani beliau(rahmah) dengan usaha sunggu-sungguh penuh ketulusan ,kesabaran dan lembut untuk menyelamatkan beliau.

Pertama. Tingkatkan perhatian dan kasih sayang pada Beliau karfena inilah yang sedang dirasakan dari teman wanitanya. Diantaranya Anda selalu mengirimi beliau emotic yang lebih romantis dari kiriman temannya. Perkataan penuh cinta dari Anda, sikap yang romantis dan lain-lainnya. Bila perlu tidak ada lagi muncul  kata-kata yang menyudutkan beliau dari mulut Anda terkecuali sudah keterlaluan  tetapi tetap hanya  menunjukkan Anda cemburu dan sangat cinta pada Beliau.

Kedua. Jangan lagi Anda keluar dari rumah kalau sedang jengkel pada Beliau. Itu bisa menambah peluang suami seamkin menjauhi Anda. Tapi kuatkan kesabaran  karena kesabaran adalah kekuatan yang bisa menjaga keutuhan keluarga Anda. Dengan kesabaran ALLAH berkenan memberikan pertolongan ( " ALLAH MENYERTAI ORANG-ORANG YANG SABAR" ).

Ketiga, Jadikah peristiwa ini sebagai momentum Anda untuk lebih baik dan menarik di hadapan suami. dengan  evaluasi diri dan perbanyak istighfar. ALLAH sendiri menjamin akan adanya keindahan, kebahagian bersama istighfar:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

3. dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat. ( QS. HUD )

Yakinlah badai pasti akan berlalu. Semoga keluarga Anda semakin sakinah dan selalu dalam lindungan ALLAH Yang Maha Penyayang.

WaLLAHU a'lam bishshawaab

 



-- Selamet Junaidi