Kecemasan

Akhlaq, 3 Januari 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pak ustadz, sya ingin minta pendapat. Walaupun ini bisa dibilang cuma maslah sepele, tpi sya cemas smpai skrng. 

Sya prnah scra tidak sngaja merusak buket bunga kakak sya sewktu dia sdng tdk dirumah, spulangnya dia melihat bunganya trlihat rusak, lalu dipanggillah adik sya, kmudian adik sya yg dimarahi dan smacam nya. Wlaupun bgtu sya ttp tdk mau mngaku bhwa sya yg sdh mrusak bunga itu pak ustadz, dan ad tmn sya yg jdi saksi nya wktu itu yg mlihat bhwa sya yg merusaknya bkn adik sya. Tmn sya itu skrng sdh meninggal. Dan adik sya skrng di kota lain, sya jga tdk bisa brkata yg sejujurnya sma kk sya krna sesuatu.

Kjadiannya sdh 2 tahunan yg lalu, pak ustadz. Dan skrng sya amat sngat mnyesal krna pernah berbuat buruk dan sya sngt tkut kalau perbuatan baik yg sya coba lakukan skrng tidak akan dihitung dan itu membuat sya trus2an brpikir bahwa walaupun sya shalat, pasti tidak terhitung. Sulit skli untk tdk brpikir sprti itu. 

Sya bnar2 tdk bisa mngakui itu pada kk sya. Krna itu lah sya mncari2 solusi untk masalah sya tpi tdk tahu hrus bertnya pada siapa krna sya jga tdk punya banyak tmn. Bgmna mnurut pak ustadz, tolong solusinya. 

Syukron.

 



-- Lia (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH

Saudari Lia yang dirahmati ALLAH SWT.

Sebenarnya  kesalahan yang Anda lakukan kecil, apalagi itu dilakukan terhadap kakak sendiri yang pasti sayang kepada adiknya. Kenapa Anda harus takut pada beliau. Apalagi Anda sudah tahu marahnya kakak model apa?. Ternyata cuma ngomel saja. Kecil kan? Kenapa  takut mengaku?.

Kasihan kepada adik Anda yang dimarahi. Anda sayang adikkan? Ketika Anda tidak mengaku perasaan bersalah Anda terasa semakin berat. Anda tidak mengaku dan adik yang jadi korban. Segera saja mengaku?

Dan sekarang sudah dua tahun berlalu tapi Anda dibayang-baangi oleh kesalahan itu.

Segera saja mengaku terus terang kepada kakak Anda. Hati Anda pasti langsung tenang.

RasuluLLAh saw menjamin harga dari sebuah dari kejujuran adalah ketenangan batin Anda:

دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لَا يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ

Jujur adalah yakin dan tidak ragu-ragu. Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Tinggalkanlah apa-apa yang meragukanmu, dan gantilah dengan hal-hal yang tidak meragukanmu. Karena kejujuran itu menanamkan ketenangan, sedangkan kedustaan itu menimbulkan keraguan/kecurigaan”

 (HR. At-Tirmidzi, An-Nasai, Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim).

Anda akan lebih gelisah kalau terlambat melakukannya. Lakukanlah segera ya.

Dan satu lagi... anda harus lebih takut kepada ALLAH dibanding kepada kepada kakak Anda. Akan lebih berat  akibatnya nanti di akhirat akan lebih berat bila tidak mendapat maaf dari kakak Anda.

Mintalah maaf Kakak Anda segera.

WaLLAHU a'lam bishshawaab

 

 

 



-- Selamet Junaidi