Nikah Tanpa Sepengetahuan Keluarga Ayah Istri

Pernikahan & Keluarga, 14 Januari 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum

Saya telah menikah selama 4 tahun, belum memiliki anak.Istri saya yatim.Kemarin saya menikah tanpa sepengetahuan keluarga ayah istri saya.

Alasan ibu istri karena kalau tau keluarga ayahnya bakal banyak pertanyaan dan lainnya. Padahal ada keluarga ayah istri masih satu kota dan berjarak kurang dari 100 kilometer dari rumahnya.

 

Saya yang waktu itu tidak mengerti agama, merahasiakan ini ke orang tua saya & mengikuti saja permintaan & scenario ibu istri saya.

Lalu kami menikah dengan wali hakim.

Disaksikan oleh ayah, ibu & keluarga saya serta keluarga istri dari pihak ibunya saja.

 

Setelah selesai menikah, baru keluarga ayah istri saya diberitahukan oleh ibu istri, sekaligus dia Mengundang mereka ke acara resepsi pernikahan kami yang dilaksanakan satu bulan kemudian.

 

Yang jadi pertanyaan, apakah pernikahan saya itu sah? Apakah saya termasuk durhaka karena merahasiakan masalah Wali ketika saya menikah kepada ayah ibu saya?

Hingga 4 tahun pernikahan kami, yang saya rasakan hanya penurunan materi & sakit hati. Yang dulunya saya berkecukupan, selama menikah ini, satu persatu materi saya jual demi bertahan hidup.

Pekerjaan pun semakin tahun semakin seret.

 

Ibu istri saya ternyata terlibat Riba dengan jumlah sangat besar.

Hidupnya selama ini dari Riba.

 

Istri lebih mendengar kata ibunya daripada saya suaminya.

 

Mohon pencerahaannya Pak

 



-- Anto (Padang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ada pertanyaan penting yang perlu jawaban yang jelas dan pasti, yaitu apakah keluarga laki -2 dari ayah istri sudah tidak ada lagi ? (paman-paman dari bapak istri )

Kalau jawabannya masih ada satu saja dari mereka, maka pernikahan anda tidak sah, karena wali hakim itiu baru boleh untuk menikahkan seorang wanita yang tidak mempunyai wali sah atau wali sahnya mewakilkan kepada wali hakim

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA