Masih Merasa Ada Yang Janggal

Pernikahan & Keluarga, 15 Januari 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb

saya seorang IRT Full. Kelanjutan dari cerita saya mengenai "Suami Chat dengan teman perempuannya" saya sudah konfirmasi dengan suami, dan suami memknta maaf serta mengakui kesalahannya. Itu pun karena saya yang mengancam dan memaksa suami untuk meminta maaf karena tidak di gubris sama sekali oleh suami. 

Beberapa bulan kemudian. Saya iseng buka chat di whatsapp dia lagi. Dan yang saya perhatikan troublemaker nya ada di suami saya yang lebih ramah ke perempuan lain ketimbang istri nya sendiri. Terkadang chat saya jarang dibalas hanya di buka saja. 

Saya sudah menanyakan kembali dengan suami. Masih dengan sikap dia yang sama. Entah kenapa sejak kejadian yang pertama jujur saya sudah tidak begitu percaya lagi dengan suami. Tapi belum ada bukti akurat kalau suami saya benar2 selingkuh. Saya minta Allah jawab doa2 saya tapi Allah belum jawab. 

Saya harus gimana ya? Biar Allah jawab prasangka saya. Jika benar kuat kan saya tunjukkan kepada saya. Jika salah hilangkan prasangka saya

Terkadang cape kl harus curiga tanpa dasar. Tapi saya kasian sm anak2 kl ternyata benar bapaknya curang dibelakng saya. 

Terimakasih. Wassalamualaikum wrwb

 



-- Eca (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Berdoa untuk memohon kepada Allah itu adalah intinya ibadah yang merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim

Jika do’a tak kunjung terkabul, maka janganlah pernah berprasangka buruk kepada Allah, yakinlah bahwa ada yang terbaik di balik itu.

Dari Abu Sa’id, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا. قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ اللَّهُ أَكْثَرُ

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: (1) Allah akan segera mengabulkan do’anya, (2) Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan (3) Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad 3: 18)

Bangunlah komunikasi yang baik dengan suami, ajaklah dengan cara yang baik untuk memusyawarahkan problem yang sedang anda risaukan tersebut yang selama ini membuat anda tidak damai, untuk saling terbuka, sehingga tidak timbul saling curiga yang memang semestinya tidak boleh terjadi dalam keluarga

Apabila hal tersebut tiodak juga memberikan hasil sebagaimana yang anda inginkan, maka hadirkan fihak ke-tiga yang mempunyai kopetensi untuk menjadi penengah dan memberikan masukan bagi kebaikan keluarga kalian berdua

Kemudian, sertai upaya tersebut dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan memperpabiki ibadan dan meningkan do'a baik kepada Allah

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA