Selalu Was Was

Lain-lain, 17 Februari 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb

Beberapa bulan ini saya sering mendapat pikiran2 buruk yang keluar dari hati&pikiran saya. Di pikiran saya selalu ada pikiran yang menghina Allah,Rasul,Agama Islam.tapi terkadang saya merasa itu muncul dr hati saya.

Dan akhir" ini selalu muncul kata2 yang tidak pantas untuk diucapkan,seakan" bisa membatalkan keimanan(naudzubillah)

Misalnya:pikiran saya selalu mengatakan kalau saya beragama lain(naudzubillah), bertuhan kpd selain-Nya(Naudzubillah)dan kata" jelek lainnya.

Padahal saya tidak menginginkan&membenci itu

Saya terkadang was" bagaimana dengan keimanan&keislaman saya?sya merasa setiap hal yang saya lakukan selalu mengarah kpd hal yg bahaya untuk keimanan meskipun bukan hal yang berkaitan dng agama sekalipun

sholat dan ibadah lainnya sah?

Dan bagimana keislaman saya?

Mohon pencerahannya ustadz,Terimakasih jawabannya.

Wassalamu'alaikum.wr.wb



-- Dewi A.d (Kediri)

Jawaban:

Waalaikum salam warahmatuLLAHI wabarakaatuH

Bu Dewi Anda Muslimah tulen . Ini ujian untuk Anda. Yakinlah Anda bisa menghadapinya atas izin ALLAH SWT. Yang Anda alami ini adalah  bisian setan (was was) syetan.  

Yakinlah dengan firman ALLAH SWT dalam surah An Naas:

 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6) 

1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. Raja manusia.
3. Sembahan manusia.
4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

6. dari (golongan) jin dan manusia.

 

Kemudian perkuat diri anda dengan memenuhi dan lakukan dengan sungguh-sungguh beberapa hal ini untuk menghilangkan pengaruh was-was:

 1, Tidak peduli

Obat yang paling mujarab untuk menghilangkan was-was adalah sikap tidak peduli. Tidak mengambil pusing setiap keraguan dari bisikan-bisikan yang muncul. 

 2,  Bersikap kebalikannya

Bentuk tidak mempedulikan perasaan was-was dalam hati adalah dengan mengambil sikap kebalikannya.  

Ini sebagaimana yang disarankan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadis dari Abbad bin Tamim, dari pamannya, bahwa ada seseorang yang pernah mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang penyakit was-was yang dia alami. Dia dibayangi seolah-olah mengeluarkan kentut ketika shalat. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Janganlah dia membatalkan shalatnya, sampai dia mendengar suara kentut atau mencium baunya.” (HR. Bukhari 137 dan Muslim 361).

 3. Terus hadapi dengan shabar

Untuk bisa menghilangkan penyakit was-was ini, tidak mungkin hanya dilakukan sekali. Perlu banyak latihan dan bersabar untuk selalu cuek dengan keraguan yang muncul. Sampai gangguan itu betul-betul hilang.

Al-Iz bin Abdus Salam dan ulama lainnya juga menjelaskan sebagaimana yang telah aku sebutkan. Mereka menyatakan, “Obat penyakit was-was: hendaknya dia meyakini bahwa hal itu adalah godaan setan, dan dia yakin bahwa yang mendatangkan itu adalah iblis, dan dia sedang melawan iblis. Sehingga dia mendapatkan pahala orang yang berjihad. Karena dia sedang memerangi musuh Allah. Jika dia merasa ada keraguan, dia akan segera menghindarinya..”  

Anda yang mengidap was-was sedang berada dalam ujian. Jika perjuangan melawan godaan ini disertai perasaan ikhlas karena Allah dan mencontoh sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti hadis di atas maka insyaaAllah nilainya pahala.

4.  Banyak berlindung dari godaan setan

Karena godaan ini bersumber dari setan, obat yang tidak kalah penting, banyak berlindung dari godaan setan. Dari sahabat Utsman bin Abul Ash, bahwa beliau mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengadukan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah menghalangi aku dengan shalatku (tidak bisa khusyu), dan bacaan shalatnya sampai keliru-keliru.’ Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ذَاكَ شَيْطَانٌ يُقَالُ لَهُ خَنْزَبٌ، فَإِذَا أَحْسَسْتَهُ فَتَعَوَّذْ بِاللهِ مِنْهُ، وَاتْفِلْ عَلَى يَسَارِكَ ثَلَاثًا

Itulah setan, namanya Khanzab. Jika engkau merasa sedang digoda setan maka mintalah perlilndungan kepada Allah darinya, dan meludahlah ke arah kiri 3 kali.” (HR. Muslim 2203). Utsman mengatakan, ‘Aku pun melakukan saran beliau dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.’

Salah satu diantara usaha melindungi diri dari setan adalah merutinkan dzikir pagi dan sore. Karena salah satu keutamaan merutinkan dzikir ini adalah perlindungan dari semua godaan setan.  Bisa rutin membaca zikir al ma'tsurat yang disusun oleh Hasan Al Banna. Anda bisa download zikir al Ma'tusrat di play store.

Sebaiknya Anda juga mendapatkan ruqyah syar'iyah dari seorang Ustadz.

Yakinlah segala cobaan bisa dilalui, segala rintangan mampu dilewati. Badai pasti berlalu.

 

Semoga Anda selalu mendapat perlindungan ALLAH SWT

WaLLAHU a'lam bishshowaab

 



-- Selamet Junaidi