Suami Suka Sekingkuh

Fiqih Muamalah, 30 Maret 2020

Pertanyaan:

Saya baru 2 tahun menikah. Sudah di karuniai 1 anak. Selama menikah suami ternyata suami saya suka cheating di media sosial.. ada yg sekedar chat biasa sampai hubungan yg spesial

Dari semua kasus itu saya maafkan dia.. dia pun menyesali kekhilafannya. 

sampai akhirnya saya tau dia berselingkuh dengan teman kantornya.. untuk kasus ini berat rasanya saya untuk memaafkan krna wanita itu tau status suami sy sudah berkeluarga.. 

sampai akhirnya sy chat wanita itu.. dia bilang awalnya hanya teman biasa. Tapi suami saya sering cuhat ke dia.. sehingga menimbulkan rasa peduli dan sayang diantara mereka

ketika saya tegur suami saya dia malah menyalahkan saya karna ada sikap saya tidak sesuai dengan keinginannya. 

dan dia sama sekali tidak menyesali telah berselingkuh dengan wanita itu. Sakit rasanya di banding"kan seperti itu

Dia bilang krna sikap saya dia merasa risih dan tidak nyaman.. 

Saya tidak akan pernah membenarkan hubungan mereka. Walapun dia bilang karna sikap saya dia jadi berpaling

Saya bingung harus bagaimana.. saya tidak ingun anak di jadikan alasan untuk mempertahankan keluarga ini



-- Novi Oktapiani (Bogor)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Perbuatan suami anda sebagaimana anda ceritakan yaitu berselingkuh dengan wanita teman kantornya tersebut adalah sebuah kesalahan yang tentu tidak dibenarkan yang harus diingkari

Yang karenanya, ketika anda menegurnya akan kesalahannya tersebut, itu adalah memang kewajiban anda, justru kalau anda membiarkan dengan perselingkuhannya berarti anda ikut berdosa karena membiarkan suami berbuat dosa sementara anda mengetahuinya

Cobalah lagi bangun komunikasi yang baik dengan suami, ajaklah dengan baik-baik untuk memperbaiki kesalahanya dengan tidak lagi berhubungan dengan wanita selingkuhannya tadi, demi kebaikan keluarga bersama

Kalau hal tersebut tidak juga berhasil, anda bisa melibatkan fihak ketiga dari keluarga suami dan keluarga anda untuk memusyawarahkan secara bersama sama masalah keluarga anda tersebut agar medapatkan solusi terbaik

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 

 

 



-- Agung Cahyadi, MA