Talak Atau Bukan

Pernikahan & Keluarga, 29 April 2020

Pertanyaan:

Assalamu alaikum wr. wb.

Mohon maaf ustad saya mau bertanya ustad , mohon solusinya ustad saya akhir akhir ini dilanda was was karena saya ada membaca artikel tentang talak sehingga saya takut ustadz telah terjadai talak. 

1. Saya pernah cekcok ustadz dengan istri saya bilang kedia " apabila kamu mau pulang bawa baju kamu" saat meucapkan kalimat ini saya tidak ada niat untuk menceraikan istri saya ustad tapi sebagai dorongan agar dia nurut kesaya ustadz agar dia belajar menghargai suami dan setelah itu saya ketakutan ustadz lalu saya mengucapkan kata rujuk ustadz sebagai antisifasi takut terjadi talak ustad, bagaimana hukumnya ustadz?

2. Saya pernah cekcok lagi ustadz karena istri saya mempunyai sifat angkuh dan keras kepala ustadz, kata katanya seperti ini " angkat telpon saya kalau kamu tidak mengangkat telpon saya, saya anggap kamu minta talak" saat mengucapkan kata kata inipun saya tidak ada niat untuk menalak dia ustad cuma saya ingin dia mengangkat telpon saya karena saya ingin menenangkan dia dari masalah tersebut. Apakah kalimat itu sudah jatuh talak ustadz ?

Mohom ustadz dibantu bagaimana hukumnya, saya sudah 2 bulan ini dihantui was was ustadz.terimakasih



-- Hamba Allah (Banjarmasin)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb

Kalimat yang anda ucapkan kepada istri dalam kedua poin yang anda sebutkan tersebut dalam fiqih disebut dengan istilah KINAYAH (sindiran)

Dan perihal jatuh atau tidaknya hukum TALAK, ketika seorang suami mengucapkan kalimat kinayah kepada istrinya, akan ditentukan oleh niat suami saat dia mengucapkan kalimat kinayah tersebut. Apabila disertai niat talak, maka jatuh talak, tetapi bila tidak disertai niat talak, maka tidak jatuh talak

Dan oleh karena, ketika anda mengucapkan kedua kalimat kinayah tersebut kepada istri anda dengan tidak anda sertai niat talak, maka tidak jatuh hukum talak, sehingga anda dan istri masih berstatus sebagai suami istri yang sah.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberi ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'laikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA