Was Was Menghina Allah

Lain-lain, 24 Juni 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum

Saya ingin Bertanya tentang hati saya 

Hari- hari ini saya sedang mengalami waswas setan 

Sejak 3 minggu terakhir yang dimana buat saya tak bisa tenang dan bahkan saya ada niatan untuk bunuh diri tapi takut Allah tambah murka dengan saya dan saya menangis di depan Allah SWT setiap sholat dan bahkan seharian 

Hati saya mengatakan sesuatu mengenai Allah dan Rasulullah bahkan keluarganya dan istrinya sekalipun 

Hati saya menghina Allah dengan mengganti nama Allah dengan sesuatu yang tak baik bahkan AllahuAkbar Kata Allah diganti dengan kata yang parah  dan pernah menyamakan Allah dengan sesuatu bilang cahaya Allah terus dibilang saya ingin jahatin Rasullah dan Allah dan bahkan saya pernah ditanya siapa pencipta Allah? Dan siapakah pencipta rasul dan nabi Allah? kemudian dia bilang saya ataupun manusia ini lah yang menciptakan 

dan rasullah dia pernah menghina fisik rasullah. Dan bahkan para ibunya nabi pun dia hina

Dan nabi dan istrinya pun dia fitnah seperti yang dosa tak diampuni itu saya tak ingin mengetik karena saya takut sama Allah 

Kemudian, Dia merendahkan Allah 

Kemudian saya dipaksa tuk ucapkan dihati saya dan dipaksa tuk mengingat kemudian saya pernah saya ucapkan kata kata yang mengandung kekufuran dalam hati karena dipaksa 

Dan saya pernah mengucapkan kalimat siapakah pencipta Allah?  terus saya lawan eh kalimat yang keluar sesuai hati saya 

Kemudian saya paksa tapi saya tak menurutinya karena saya takut dengan Allah takut dengan resiko yang diambil.

Dan jika sengaja apakah diampuni? Karena saya tidak tau sengaja atau tidak dan semoga ini bukan sengaja karena ini muncul dengan sendirinya bukan rekayasa dan jika saya ingat kata-kata jelek dia langsung mengatakannya

Dan padahal kata-kata itu tak saya inginkan dia muncul sendiri tanpa saya minta setiap sholat saya selalu menangis karena takut neraka yang panas Nauzubillah 

Dan kejadian ini pernah saya alami beberapa tahun yang lalu dia muncul sendiri kemudian saya ada kegiatan cepat lupa dan disaat belum hijrah  dan sekarang saya ada dirumah saya sempat stress 

Kemudian,

Kemudian dia bilang kata terbalik padahal saya masih butuh Allah 

Kemudian, Apakah ibadah saya masih diterima oleh Allah SWT saya takut ini semua menjadi tak sah ataupun malah menjadi perkara yang dosa besar?

Apakah saya sudah membuat kesalahan besar dan sudah murtad dan padahal hati saya belum mau murtad dan masih mau bertawakal?

Dan kejadian ini terjadi padasaat sudah ingin dekat Allah namun malah diberikan kejadian ini 

Saya merasa tak tenang akan dosa yang berada dihati saya 

Dan kemudian kenapa sekarang setiap berdoa Allah seperti tak mewujudkannya ya?

Punggung saya berat dan terasa panas saya stress mau diruqyah tapi dimarahi sama kedua orang tua

bahkan saya pernah dikasih pemikiran yang tidak baik mengenai dzat Allah MasyaAllah 

Terus saya yakin ada Allah kemudian dia menghina para nabi juga saya bingung Apakah taubat saya masih diterima dan apakah Allah akan tetap menghukum saya?

Nama Allah pernah diganti dengan sesuatu yang tak baik dalam penyebutannya setiap lihat nama Allah dan Lafadz pernah dihina 

Padahal saya masih remaja dan ingin hijrah dijalan Allah SWT kenapa cobaan seperti ini?

Dan bahkan anaknya pun

Saya bingung dan namun saya tak ingin tetap dipaksa apakah jika diikuti saya berdosa ataupun tidak? Soalnya karena terpaksa tak dikenai hukuman saya lihat di Internet

Terimakasih,

Mohon dijawab ya soalnya saya butuh banget 

Saya tersiksa karena ini semua bahkan tak bisa tidur saya menangis setiap hari saya sangat butuh saran dan informasi dari mu dan tindakan apa yang harus saya lakukan agar saya bisa sembuh Dari ini semua? 

Sebelumnya mungkin saya sudah bertanya tapi tak ada tanggapan gimana ya pak?

Gimana langkahnya Yang harus saya ambil? agar Allah memaafkan semua ini paksaan ini dan semua ini? 

Tapi sebelumnya mohon jawab cepat ya saya tersiksa saya takut saya mengakhiri hidup saya dan semua impian saya tertinggal

Tapi saya tak memaksanya ini hanya karena saya takut dan khawatir terhadap ini semua

 

 

 



-- Adisti Fidiani Sentosa (Banjarmasin )

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Kami ikut prihatin atas kegalauan dan kegelisahan yang Anda alami akibat bisikan-bisikan buruk yang muncul di dalam hati,yang itu semua membuat Anda semakin gelisah.

  1. Bisikan buruk dalam hati itu muncul seiring dengan kosongnya hati dari kebaikan. Sehingga hati yang kosong akan dikendalikan oleh setan yang suka berbisik-bisk dalam hati, menimbulkan rasa was-was. (Lihat surat annas). Jika hati kosong dari kebaikan ,maka yang akan muncul adalah keburukan, jika hati diisi dengan kebaikan maka hati tidak akan memiliki tempat bagi keburukan,karena tidak mungkin kebaikan dan keburukan ada dalam hati dalam waktu bersamaan. Allah berfirman : Allah ta’ala berfirman

ما جعل الله لرجل من قلبين في جوفه (الأحزاب : 4)

“Tidaklah Allah Ta’ala menjadikan pada diri seseorang dua hati dalam satu rongganya.” (QS. Al-Ahzab: 4)

Jangan biarkan pikiran menghina Allah terus menghantui pikiran, segeralah memikirkan hal-hal lain yang lebih baik, sibukkan aktifitas fisik kita dengan hal yang lebih produktif dan bermanfaat buat diri kita sendiri dan orang lain.

  1. Setiap manusia pernah berbuat salah,bahkan itu merupakab sabda rasul sendiri,tapi sebaik-baik orang yang bersalah itu adalah mereka yang mau bertaubat: Rasulullah bersabda:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

“Seluruh anak Adam berdosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat” (HR Ibnu Maajah no 4241, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

Dan taubat dari segala dosa adalah wajib,baik dosa besar maupun dosa kecil. Allah berfirman:

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ

“Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS Huud : 52

Apa syarat taubat ? agar taubat diterima.

Imam nawawi dalam kita riyadhussholihin menyampaikan bahwa syarat diterima taubat itu ada tiga:

  1. Melepaskan dari kemaksiatan yang dilakukan. Seperti seseorang melepas pakain dari badannya.
  2. Menyesali perbuatannya
  3. Bertekat untuk tidak mengulangi perbuatan dosanya.

Dari apa yang Anda ceritan,kami menangkap bahwa Anda begitu menyesali dan berusaha keras untuk melepaskan diri dari jeratan dosa itu. Dengan demikian Anda telah memenuhi diterimanya taubat. selanjutnya jaga tekat Anda untuk menjauhi dosa yang pernah dilakukan. Semoga Allah mengampuni semua dosa itu.

Ringkasnya,agar supaya was-was itu hilang,mulailah untuk menyibukkan diri dengan hal yang bermanfaat,hal itu bisa menghilangkan rasa gelisah,Anda pernah mengalaminya kan ? selanjutnya mulailah bertaubat,rasa bersalah itu akan hilang insyaAllah. Wallahu alam bishowab (as)



-- Amin Syukroni, Lc