Mengucapkan Kalimat Kufur

Aqidah, 7 Juli 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum

Apakah jika ada orang yang mengucapkan kalimat kufur atau syirik kemudian bertaubat, apakah taubatnya diterima dan saat bertaubat apakah harus mengucapkan kalimat kufur atau syirik  yang pernah diucapkan?

Syukron

Wassalamu'alaikum

 



-- Abdullah (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr.wb.

Di dalam Islam, semua tobat yang dilakukan secara jujur dan sungguh-sungguh dengan memenuhi syarat-syarat, yang biasa disebut dengan istilah taubatan nashuha (lihat QS. At-Tahrim: 8), bisa diterima oleh Allah, dengan cara catatan dosa dihapus, pelakunya diampuni dan bahkan juga sekaligus diganti secara otomatis dengan catatan pahala kebaikan (lihat QS. Al-Furqan: 70). Dan hal itu meliputi tobat dari seluruh jenis dosa tanpa kecuali dari yang paling kecil sampai yang paling besar termasuk dosa kekufuran dan kesyirikan paling akbar (besar) sekalipun.

Daliinya sangat banyak sekali, baik dari ayat Al-Qur'an maupun hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, disamping telah menjadi ijmak atau kesepakatan diantara seluruh ulama. Dan diantaranya misalnya firman Allah dalam QS. Az-Zumar ayat 53 (yang artinya): "Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan malakukan dosa-dosa), janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Demikian jawaban singkat dari kami, semoga bermanfaat.



-- Ahmad Mudzoffar Jufri, MA