Wudhu

Thaharah, 9 Juli 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum, saya mau bertanya.

Kalau seumpama kita wudhu, lalu tiba-tiba ada orang yang buang air kecil dikamar mandi yang aliran airnnya bersatu dengan aliran air wudhu dibawah, dan merasa ragu atau was was jika terkena pakaian, termasuk najis atau tidak?

Wassalamu'alaikum



-- Trinavika Punki Agista (Klaten)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Apabila anda meyakini bahwa ada sebagaian air kencing mengenai pakaiannya, maka anda wajib mencuci titik yang dia yakini terkena najis dan tidak cukup hanya dipercikkan atau diusap pada tempat najisnya tersebut, yang diwajibkan adalah mencuci dengan mengguyurkan air di atasnya.

Tetai jika anda merasa ragu-ragu apakah pakaia anda terkena kencing atau tidak, maka anda tidak wajib mencucinya; karena hukum asalnya adalah pakaian anda itu suci sampai anda merasa yakin betul bahwa pakaiannya terkena najis.

Ulama Lajnah Daimah lil Ifta’ berkata:

“Jika anda merasa yakin bahwa ada tetesan (air kencing) maka anda wajib beristinja’ dan berberwudu setiap kali mau shalat dan mencuci titik yang terkena najis tersebut. Adapun jika masih merasa ragu-ragu maka tidak perlu mencucinya, dan hendaknya berpaling dari yang meragukan sehingga tidak terkena was-was”. (Fatawa Lajnah Daimah lil Ifta’: 5/106)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk senantiasa memberikan taufik-Nya kepada kita semua untuk setiap kebaikan, karena Dia-lah Yang Maha Kuasa akan hal tersebut.

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA