Hijrah Dari Kekufuran Dan Kesyirikan

Lain-lain, 10 Juli 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum

Ustadz,bagaimana cara hijrah dari kekufuran dan kesyirikan? Apa yang pertama kali harus dilakukan saat berhijrah (menjadi lebih baik) dari kekufuran dan kesyirikan? 

Syukron

Wassalamu'alaikum



-- Abdullah (Surabaya)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Hijrah artinya berpindah,berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Kemudian makna itu diperluas menjadi makna baru yaitu berpindah dari suatu perilaku buruk ke perilaku baik, misalnya hijrah dari kufur ke iman,dari kesyirikan ke tauhid. Rasulullah bersabda:

وعَنْ عَائِشَة رَضِيَ اللهُ عنْهَا قَالَت قالَ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: ” لا هِجْرَةَ بَعْدَ الْفَتْحِ، وَلكنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ، وَإِذَا اسْتُنْفرِتُمْ فانْفِرُوا” مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
وَمَعْنَاهُ: لا هِجْرَةَ مِنْ مَكَّةَ لأَنَّهَا صَارَتْ دَارَ إِسْلامٍ.

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, berkata: Nabi Shallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hijrah setelah pembebasan -Makkah-, tetapi yang ada ialah jihad dan niat. Maka dari itu, apabila engkau semua diminta untuk keluar -oleh imam untuk berjihad,- maka keluarlah –yakni berangkatlah.” (Muttafaq ‘alaih)

Maksudnya tidak ada lagi hijrah dari kota Makah karena telah menjadi wilayah Islam.

Hijrah yang terus ada adalah hijrah atau berpindah dari satu perilaku dosa dan dilarang Allah menuju perilaku yang baik dan diperintah Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa saja yang dilarang oleh Allah (HR al-Bukhari).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk hijrah:

  1. Niat yang ikhlas. Rasulullah bersabda:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Niat dan tujuan akan membuat orang fokus pada tujuan dan tidak mudah dialihkan kepada yang lain.

  1. Tinggalkan yang buruk dan gantilah dengan yang baik. Ganti perilaku buruk dengan yang baik,ganti isi waktu keburukan dengan kebaikan dan seterusnya.. Perilaku yang baik akan mampu ,menghapus kesalahan yang lalu.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

“Bertakwalah kepada Allah di manapun anda berada. Iringilah perbuatan dosa dengan amal kebaikan, karena kebaikan itu dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik” (HR. Ahmad 21354, Tirmidzi 1987, ia berkata: ‘hadits ini hasan shahih).

  1. Pilih teman yang mendukung hijrah. Karena seseorang sangat dipengaruhi oleh temannya. Teman yang baik akan memberi pengaruh kebaikan,teman yang buruk akan memberi pengaruh buruk Rasulullah bersabda:

 مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

  1. Istiqomah , tetap dalam kebaikan meskipun banyak godaan yang mengajak kembali kepada keburukan. Katakan kepada orang lain bahwa Anda telah hijrah,perkataan Anda yang didengar dan disaksikan oleh orang lain itu sangat membantu untuk istiqamah. Mereka akan menjadi pengingat akan komitmen baikyang telah disampaikan itu.rasulullah bersabda:

 عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيِّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ قَالَ قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ

Dari Sufyan bin Abdullâh ats-Tsaqafi, ia berkata: Aku berkata, “Wahai Rasûlullâh, katakan kepadaku di dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun setelah Anda!” Beliau menjawab: “Katakanlah, ‘aku beriman’, lalu istiqomahlah”. (HR Muslim)

Berdoalah kepada Allah agar membantu semua usaha Anda dalam hijrah, Allah amat kepada hamba-hambanya yang kebali kepadaNya.wallahu alam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc