Pakaian Untuk Sholat

Sholat, 4 September 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum..

Sebelumnya mohon maaf kalau saya banyak sekali pertanyaannya, karna saya tidak menemukan jawaban atas pertanyaan saya di google, maka dari itu saya bertanya disini. Dan insaallah saya sedang bertaubat jadi saya mulai mencari tau cara shalat yang baik dan benar.

Saya mau tanya beberapa pertanyaan:

1. Apabila kita tidur di kasur yang ada air kencing atau air mani yang sudah kering. Apakah boleh pakaian tersebut kita pakai untuk shalat?

2. Jika kasur harus di bersihkan terlebih dahulu, bagaimana cara membersihkannya sedangkan kita saja tidak tau ada di posisi mana letak air kencing atau air mani tersebut karna sudah pudar?

3. Apa hukumnya memakai pakaian untuk shalat tapi ada darahnya? Apakah harus dibersihkan terlebih dahulu atau tidak?

4. Jika kita tidur tapi di bantal atau di kasur ada darah seperti darah jerawat atau luka, apakah boleh kita memakai pakaian itu untuk shalat? Dan bagaimana cara mebersihkan darah di kasur dan di bantal tersebut menurut islam?

5. Apakah benar sah atau tidaknya shalat menurut keyakinan kita sendiri? Contoh: ada rembesan air kencing di celana tapi kita tidak berisihkan dahulu karna yakin akan sah shalatnya.

Mohon penjelesan dan bantuannya. Terima kasih..

Wassalamualaikum..



-- Rivaldo (Bekasi)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

1. Apabila najis yang mengenai kasur tersebut sudah kering dan kemudian dilapisi/ditutup dengan seprei tentu itu akan lebih aman, kalaupun tidak ditutup dengan seprei, in syaa Allah sudah cukup aman selama kita yang tidur diatasnya tidak basah badan atau pakaian kita

2. sudah tidak lagi perlu untuk dicuci

3. Kalau itu darah yang najis seperti darah haidh, maka harus dicuci dengan air sampai diyakini telah suci

4. Darah nyamuk itu tidak najis dan darah luka yang menempel dibantal yang sudah kering tidak akan membuat badan atau baju kita menjadi najis bila menempel

5. Kalau dipastikan terkena rembesan air kencing, maka berarti celana tersebut najis dan tidak boleh dipakai untuk shalatDemikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam biushshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA