Apakah Mandi Wajibnya Sah ?

Thaharah, 19 September 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb.

Saya ingin bertanya, apabila seseorang sedang melakukan mandi wajib, kemudian ditengah tengah mandi wajibnya terbersit dalam hatinya niatan untuk mengulangi mandi wajibnya atau melakukan mandi wajib lagi ketika mandi wajib yg sedang dilaksanakannya ini selesai. Namun niatannya itu tidak jadi dilakukan. Apakah saat terbersit dalam hatinya niatan seperti tadi menyebabkan mandi wajib yang sedang dilakukannya menjadi tidak sah ? 

Maaf apabila pertanyaan saya terlalu berbelit-belit, semoga dapat dipahami. Dan sebelumnya saya ucapkan terimakasih.



-- Anonim (Pasuruan)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Menurut pendapat mayoritas ulama dari mazhab Hanafiyyah, sebagian Malikiyyah dan Syafi’iyyah bahwa niat dalam hati untuk membatalkan suatu amalan itu tidak berpengaruh pada batalnya amal tersebut, Dasar pendapat ini adalah hadits yang berbunyi :

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ لِأُمَّتِي عَمَّا وَسْوَسَتْ، أَوْ حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا، مَا لَمْ تَعْمَلْ بِهِ أَوْ تَكَلَّمْ

Sesungguhnya Allah memaafkan was-was batin yang terjadi pada umatku atau lintasan hatinya, selama tidak diamalkan atau diucapkan.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka niat anda untuk mengulangi mandi wajib yang anda lakukan ditengah tengah anda sedang melakukan mandi wajib, kemudian anda batalkan niat tersebut dan anda teruskan mandi anda, maka hal tersebut tidak berpengaruh pada hukum, dalam arti mandi wajib anda in syaa Allah sah secara hukum dan tidak perlu untuk anda ulangi

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA