Apakah Diperbolehkan Tidur Terlebih Dahulu

Sholat, 24 September 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz, 

Saya ingin bertanya, apakah diperbolehkan tidur terlebih dahulu sebelum shalat meskipun sudah masuk waktu terlarang tidur?



-- Siti (nama Samaran) (Bandung)

Jawaban:

 Wa'alaikumussalaam wrwb.

Tidur untuk melepas lelah adalah aktivitas yang dilakukan semua orang sehari-hari, khususnya di malam hari, bahkan tidak jarang seseorang akan tidur kapan pun itu ketika benar-benar merasa lelah.t?

Adapun terkait dengan hukum tidur padahal sudah masuk waktunya shalat, Syekh Zainudin bin Abdul Aziz Al-Malibari telah menjelaskannya di dalam kitab Fathul Muin sebagai berikut.

يكره النوم بعد دخول وقت الصلاة وقبل فعلها حيث ظن الاستيقاظ قبل ضيقه لعادة أو لإيقاظ غيره له وإلا حرم النوم الذي لم يغلب في الوقت

Makruh hukumnya tidur setelah masuknya waktu shalat, dan sebelum melakukan shalat, ia menyangka akan bangun sebelum waktu shalat karena sudah menjadi kebiasaan (bisa bangun) atau dibangunkan oleh orang lain. Jika ia tidak menyangka akan bisa bangun atau dibangunkan, maka berhukum haram tidur yang tidak dapat dibangunkan pada waktunya tersebut.

Berdasarkan keterangan di atas maka ada dua hal yang dapat disimpulkan.

  1. Makruh hukumnya tidur setelah masuk waktunya shalat dan ia tidak melaksanakannya terlebih dahulu, namun ia menyangka dapat bangun sebelum waktu shalat habis, atau dibangunkan temannya.
  2. Haram hukumnya tidur setelah masuk waktunya shalat dan ia tidak melaksanakannya terlebih dahulu, serta ia tidak dapat memastikan bisa bangun sebelum waktu shalat habis atau dibangunkan orang lain. Kondisi seperti ini dapat dikatakan bahwa ia wajib shalat dulu sebelum tidur.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

.



-- Agung Cahyadi, MA