Akhlak

Akhlaq, 7 Oktober 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb, Halalkah uang dari pekerjaan, tetapi dalam bekerja selalu mencurigai seseorang buruk?



-- Nhd (Maros)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Islam menganjurkan setiap orang untuk bekerja dan makan dari hasil kerjanya. Sebaik-baik makanan adalah makan dari hasil kerjanya sendiri. Tidak meminta-minta kepada orang lain. Rasulullah bersabda:

عَنِ الْمِقْدَامِ رَضِي اللَّهم عَنْه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ)) رواه البخاري.

Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya (sendiri). (HR. Bukhari)

Maka uang hasil pekerjaan halal hukumnya halal juga. Adapun dalam pekerjaannya itu dia mencurigai orang lain, ini bab lain, yang tidak ada kaitannya dengan hasil pekerjaanya. Bagaimana hukum curiga kepada orang lain ?

Hukum asal mencurigai dan memata-matai adalah dosa. Rasulullah bersabda:

إِيَّا كُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَتَدَابَرُوا وَلاَتَبَاغَضُوا وَكُوْنُواعِبَادَاللَّهِ إحْوَانًا

“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” (HR Bukhari).

Curiga kepada orang lain atas dasar buruk sangka semata adalah terlarang,tapi jika curiga didasar kewaspadaan karena adanya gelagat yang mencurigaan adalah diperbolehkan. Kewaspadaan diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti seorang penjaga keamanan harus memiliki kewaspadaan agar tidak tidak terjadi hal yang buruk.

Sebagai kesimpulan bisa dikatakan bahwa hasil kerja seseorang adalah halal meskipun disertai dengan kecurigaan. Adapun curiga jika didasari atas buruk sangka semata adalah terlarang dan pelakunya berdosa dan jika didasari sikap waspada maka diperbolehkan. Wallahu alam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc