Membatalkan Rencana Pernikahan

Pernikahan & Keluarga, 15 Oktober 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Ustadz, perkenankan saya bertanya mengenai calon istri saya. Dulu orang tua saya sudah setuju dengan calon istri saya, tapi belakangan menjadi tidak setuju setelah orang tua saya tau dengan sendirinya mengenai sifat buruk calon istri saya, dan orang tua saya khawatir sifat buruk tersebut akan menimbulkan keretakan rumah tangga dan keluarga di kemudian hari. diantara sifat buruk calon istri saya adalah suka menggunjing dan ghibah, kemudian suka membolak balik omongan (tidak jujur), dan pernah ketahuan memberikan bunga ketika saudara saya meminjam uang kepada calon istri saya. Tapi dibalik itu semua, calon istri saya adalah prbadi yang suka menolong, menyayangi saya dan perhatian kepada saya. Bagaimana pendapat ustadz? apakah saya harus memutuskan hubungan saya dengan calon istri saya?

Atas jawaban dan pencerahan ustadz saya ucapkan terima kasih.



-- Angga Pratama (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Nikah dalam pandangan Islam adalah merupakah ibadah yang mulia, yang dengan terjadinya pernikahan diharapkan banyak maslahat yang didapatkan oleh suami istri, keluarga besarnya dan juga lingkungannya. Yang oleh karena itu, maka semua prosesnya harus dilakukan dengan baik dan dengan perhitungan yang matang, termasuk dalam proses untuk memilih pasangan, tidak bolehlberspekulasi tetapi harus dipastikan dan terkonfirmasi bahwa pasangan kita itu harus yang baik agama dan akhlaknya

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka kami setuju dengan sikap orang tua aanda yang akhirnya tidak setuju dengan calon anda, karena terbukti ia memilki akhlaq yang kurang baik. Dan saran kami, janganlah memaksakan diri untuk menikah dengan calon anda tersebut sementara orang tua tidak menyetujui dengan alasan yang syar'i.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA