Bolehkah Saya Menceraikan Istri

Pernikahan & Keluarga, 2 November 2020

Pertanyaan:

Saya sudah 4 tahun menikah, belum punya anak,, tp ditahun pertama kondisinya sangat tdk bagus.. awalnya sy pernah melakukan kesalahan dgn menjalin hub dgn wanita lain.. tp sy akui sy salah, dan meminta maaf dan ingin memperbaiki semuanya.. namun sptnya istri sdh tdk mau memaafkan dan memberikan sy kesempatan lg.. sdh 3 tahun ini kami tdk tinggal serumah.. namun sy selalu memberikan nafkah setiap bulannya..sy selalu berusaha melaksanakan kewajiban sy sbg seorang suami karna sy tahu istri tdk bekerja dan hanya mengandalkan dr sy tp istri sm sekali tdk mau melaksanakan apa yg menjadi kewajibanny..dy jg mempersilahkan sy jika ingin menceraikan namun sy merasa kasihan.. apa sy berhak untuk menceraikan istri?



-- DD (Surabaya)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik

Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian

Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.

Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan in syaa Allah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan  saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah

Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah anda dengan istri tersebut berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah hubungi istri anda dan komunikasikan hal tersebut dengan istri anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada istri dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirnya keluarga besar anda dan istri serta fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi, sekaligus memberikan nasihat kepada kalian berdua secara khusus dalam upaya bersama mencari solusi terbaik

Disamping upaya tersebut, ada hal mesti anda lakukan yaitu mendekat kepada Allah dengan optimal, memohon agar Allah berkenan membuka hati istri anda dan berkenan untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga anda

Kalau segala upaya yang optimal sudah anda lakukan, tetapi istri tetap dengan sikap sikapnya tersebut, barangkali cerai bisa menjadi alternatif teraakhir yang bisa anda pilih

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA