Suami Keras

Pernikahan & Keluarga, 2 November 2020

Pertanyaan:

Assaalamualaikum Wr. Wb.

saya sudah berumah tangga 6 tahun lebih & memiliki 2 putri.

Suami sya pnganggurn sdgkn sya cuma ibu rmh tgga biasa, suami hnya krja srabutan (mjd sopir ato klo musim wisata mjd TL wisata).

Jjur sya ksulitan krn dlu sya dr kluarga brada & smua yg sya btuhkn maupun inginkan slalu bisa sya dptkan.

Hingga sya pcrn dgn suami sya skrg & kakek sya mghndaki utk sgra mnikah dgn brbgai alsn yg brliau smpaikan,akhirny sya mnuruti (wlau sbnrny sya blm ckup siap wktu it).

Suami trnyta ckup ksar (bkn scra fisik,tp lbh k suka marah & bentak² ato nada tggi),sya mncoba utk brthan krn ank & komitmen sya pd Allah dlm brumh tgga.

Oke utk ekonomi mgkin sya bisa menahanny,tp yg sya tdk bisa menahan adlh suami yg tdk bsa brubh utk mjd lbh sbar (smpe sya tkut).

Hrusny istri bsa mrsa nyman & aman saat dkt dgn suami,tp sya bukanny bgitu mlah sllu mrsa d liputi rsa tkut olh suami.

Sdgkn sya ini hnya manusia yg trkdg btuh utk mnyampaikan unek² ato mgkritik suami klo ad hl yg tdk sya suka,tp ttp aj pd akhrny marh lah tanggapanny.

Saat sya d melakukan sesuatu & d anggap slh slalu marh,bhkn d saat dia mlakukan ksalahan & sya yg marh² mlah pd akhrny dia balik marh pd sya.

Sya ini ckup lelah mengalah trus²an,slma sya hdup g prnah ad yg mmprlakuin sya spt it (cuma suami yg spt it,hgga sya trtekan).

Mau crita k ortu sya tdk mgkin krn sya tdk mgkin mngumbar aib suami,mau crita k mrtua jg tdk mgkin krn skp mrtua yg sngat brpihak pd anakny.

Dsni sm skali tdk ada pnengah bg sya,lalu sya hrus bgmna??

Sya brada d possi sngat amat lemah,apalagi kondisi sya yg tdk punya uang krn tdk bkrja & slama ini hnya mjd ibu rmh tgga.

Kdang trlintas pkiran utk mati sja krn sya sngat mrasa trtekan dgn smua ini.

Tolong sya,berikan sya saran yg bsa membantu beban sya ini.

Trimakasih sblumny..



-- Vio (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik

Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian

Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.

Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan insyaaAllah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing-masing menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah

Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah anda dengan suami tersebut berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah komunikasikan hal tersebut dengan suami anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada suami dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirkan fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi, sekaligus memberikan nasihat kepada suami anda secara khusus dalam upaya bersama mencari solusi terbaik

Disamping upaya tersebut, ada hal mesti anda lakukan yaitu mendekat kepada Allah dengan optimal, memohon agar Allah berkenan membuka hati suami anda dan berkenan untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga anda

Kalau segala upaya yang optimal sudah anda lakukan, tetapi suami tetap dengan sikap sikapnya yang tidak baik tersebut, seyogyanya anda komunikasikan masalah anda ke keluarga besar anda, baik dari keluarga anda dan juga keluarga suami anda, kalau hal tersebut juga tidak bisa menjadi sarana berubahnya sikap suami anda, barangkali cerai bisa menjadi alternatif teraakhir yang bisa anda pilih

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA