Calon Suami Pernah Berzina Dengan Mantan Pacar Di Masa Lalunya

Pernikahan & Keluarga, 6 November 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum, saya seorang perempuan yang sudah di lamar dengan calon suami saya. Kita hanya perlu menunggu tanggal baik untuk disegerakan menikah. Namun, dalam prosesnya, saya memergoki bahwa calon suami saya ternyata masih chatting dan tlp dengan mantan pacarnya. Yang dibahas dalam chatting tersebut menyatakan bahwa kedua belah pihak masih sama2 menyayangi, namun setelah ketahuan, calon suami saya berjanji untuk tidak mengulanginya lagi dan dia beralasan melakukan itu hanya untuk membuat mantan pacar merasa tenang saja. Seketika, saya mengetahui pula bahwa calon suami saya pernah berzina dengan mantan pacarnya (disertai bukti yg saya miliki). Saya merasa shock mengetahuinya, saya bingung apakah rencana pernikahan ini akan tetap d lanjutkan atau tidak?? , sedangkan saya selalu teringat video zina yg dilakukan calon suami saya dengan pacarnya. Apakah saya bisa melupakan nya? Saya takut, jika saya sudah berumah tangga nanti dengan calon suami sy yg skg, saya takut berantem hanya membahas hal itu saja. Saya takut jika calon suami saya mengulanginya nanti jika sudah menikah dg saya. Saya harus bagaimana ustad? Sdgkn keluarga besar kedua belah pihak dan masyarakat sudah tau jika kita sudah ke tahap lamaran. Mohon bimbingannya 



-- Tia Andriani (Jakarta)

Jawaban:

Assalaamu 'alaikum wrwb.

Pernikahan itu adalah ibadah yang bernilai sangat mulia yang dengannya tentu diharapkan akan mendatangkan banyak kemaslahatan (kebaikan)

Dan untuk tercapainya banyak kemaslahatan tersebut tentu harus diupayakan oleh suami istri, yang karenanya harus ada kesamaan bahasa antara suami istri dan harus ada kedamaian dalam rumah tangga

Dan agar ada kesamaan bahasa dan ada kedamaian dalam rumahtangga, maka sebelum terjadi pernikahan harus dipastikan bahwa calon suami dan calon istri itu adalah orang yang baik agama dan akhlaknya berdasarkan informasi yang valid dan terkonfirmasi dari berbagai fihak

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka menurut kami tidak ada salahnya anda menunda rencana pernikahan dengan calon anda yang telah terkonfirmasi berperilaku dan berakhlak yang tidak baik tersebut, bahkan tidak ada salahnya kalau anda membatalkannya

Oleh karena itu, segeralah komunikasikan problem anda itu kepada kedua orang tua dan menurut kami jangan berspekulasi dalam memilih calon suami dan calon dari bapak dari anak anak anda

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taiufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA