Hukum Menjulurkan Kaki Ke Arah Kiblat Dan Al Qur'an

Lain-lain, 13 November 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum pak ustadz

Apa hukum menjulurkan kaki ke arah kiblat dan Al Qur'an atau kitab fiqih?

Terima kasih

Wassalamu'alaikum

 



-- Yusman (Bandung)

Jawaban:

Arah kiblat, al Quran dan kitab fikih adalah sesuatu yang dianggap mulia oleh kaum muslimin. Kiblat adalah arah shalat setiap muslim di seluruh dunia. Al Quran adalah kitab suci kaum muslimin. Dan kitab fikih adalah kitab yang memuat tatacara ibadah dan muamalah yang menjadi penuntun kehidupan manusia dengan tuhannya dan dengan sesamanya. Di dalamnya banyak memuat kutipan al Quran maupun hadits .

Itulah norma yang dianut oleh ummat islam sebagai wujud penghargaan yang tinggi. Jika norma ini dilanggar maka akan dicela oleh orang banyak,karena dianggap tidak sopan dan tidak menghargai.

Tapi apakah itu juga menjadi norma agama? Apakah Islam menganggap orang yang menjulurkan kaki ke ketiga hal itu pelakunya berdosa ? atau ada larangan yang menjulurkan ke ketiga hal itu ?. Untuk menetapkan perkara agama harus berdasarkan kepada dalil yang shahih. Jika ada dalil maka kita ikuti,jika tidak ada dalil maka kembali kepada hukum asal.

Menjulurkan kaki ke ketiga hal diatas masuk ranah muamalah, bukan masuk ranah ibadah. Hukum asal perkara muamalah adalah mubah,artinya boleh dilakukan selama tidak ada larangan yang melarangnya,hal ini berbeda dengan ibadah yang hukum asalnya adalah haram, artinya perkara ibadah itu tidak boleh dilakukan atau haram dilakukan kecuali ada perintahnya.

Menjulurkan kaki ke arah kiblat -sepengathuan kami- tidak ada larangan, maka kembali kepada hukum asal bahwa menjulurkan kaki ke arah kiblat adalah mubah, yang terlarang itu adalah menghadap atau membelakanginya ketika buang hajat. Rasulullah bersabda:

لا تستقبلوا القبلة بغائط أو بول ولا تستدبروها

“Janganlah menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang air besar atau buang air kecil.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Menjulurkan kaki ke arah al Quran sebagian ulama menghukuminya makruh, karena menjulurkan kaki ke arah al Quran dinilai merendahkan al Quran.

Adapun menjulurkan kaki ke kitab fikih hukumnya mubah,karena tidak ada dalil yang melarangnya. Jika ada dalil yang melarangnya maka tidak boleh dilakukan.

Meskipun demikian kita wajib memuliakan ketiga hal tersebut ,karena secara hukum sosial ,masyrakat bersepakat untuk memuliakannya dengan cara -antara lain- tidak menjukurkan kaki ke ketiga hal tersebut. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc