Keyakinan

Fiqih Muamalah, 22 Desember 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz

saya ingin bertanya: saya sudah buang air kecil,saya terasa kencing setetes setelah itu, tapi saya yakin kalau itu cuma was was, tapi kalau itu memang benar najis menurut allah SWT ,apakah shalat saya sah karena pada saat itu saya yakin kalau itu hanya air bekas membasuh najis.

Mohon dijawab ustadz



-- Angga (Tasikmalaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Syariat Islam dibangun atas kemudahan, tidak menjerumuskannya dalam kesulitan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya : "Allah menginginkan kemudian bagi kalian dan tidak menginginkan kesulitan bagi kalian." (SQ. Al-Baqarah: 185)

Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya : “ Sesungguhnya agama itu mudah.” (HR. Bukhari, no. 39)

Sesungguhnya keyakinan anda bahwa apa yang anda rasakan itu hanya was-was. mestinyan harus anda abaikan karena tidak menimbulkan hukum

Seorang muslim tidak diperintahkan untuk meneliti dirinya setelah berwudu, apakah ada sesuatu yang keluar darinya atau tidak? Tapi cukup baginya  beristinja (membersihkan kotoran dengan air) dan menyiram sedikit air ke kemaluannya, agar tidak terbuka pintu was-was pada dirinya. Setelah itu, dia berwudu dan shalat. Jangan memperhatikan apa yang dihembuskan setan dalam diri anda bahwa ada sesuatu yang telah keluar.

Hasan Al-Basri rahimahullah pernah ditanya tentang seorang laki-laki mendapatkan basah setelah berwudu dan beristinja, beliau berkata: “Biarkan" Maksudnya jangan engkau sibukkan dan perhatikan hal itu.

Dengan demikian, insyaa Allah shalat yang anda kerjakan setelah wudhu tersebut sah dan tidak perlu anda mengulanginya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu al'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA