Halal Atau Haram Uangnya

Fiqih Muamalah, 5 Januari 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb... Sebelumnya saya pernah bersaksi palsu tentang perceraian dipersidangan, dan Alhamdulilah sekarang saya sudah bertaubat tidak mengulanginya lagi, tapi keesokan harinya saya didatangin dan diberi uang karna telah membantunya sebagai saksi palsu dipersidangan...pertanyaannya Saya ingin tau hukum islam apakah uang tersebut halal atau haram..
Dan jika haram uangnya di kemanakan...terimakasih wasalam

 



-- Ronni (Samarinda)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kesaksian palsu termasuk dosa besar yang tentu harus kita jauhi, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan larangan qauluz zûr (perkataan palsu) dengan syirik, antara lain dalam hadits:

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ z قَالَ قَالَ النَّبِيُّ n أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ثَلَاثًا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَجَلَسَ وَكَانَ مُتَّكِئًا فَقَالَ أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ قَالَ فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا لَيْتَهُ سَكَتَ

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perhatikanlah (wahai para shahabat), maukah aku tunjukkan kepada kalian dosa-dosa besar yang paling besar?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya tiga kali. Kemudian para shahabat mengatakan: “Tentu wahai Rasulullah.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Syirik kepada Allâh dan durhaka kepada kedua orang tua.”  Dan beliau duduk, sedangkan sebelumnya beliau bersandar, lalu bersabda, “Perhatikanlah! dan perkataan palsu (perkataan dusta)”, beliau selalu mengulanginya sampai kami berkata, “Seandainya beliau berhenti”. [HR. Al-Bukhâri dan Muslim]

Dan karena itu pula, maka uang yang didapatkan dengan kesaksian palsu adalah haram, dan karena itu mestinya anda wajib mengembalikan kepada yang memberikan kepada anda

Semoga Allah berkenan untuk menerima taubat anda

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA