Laron

Lain-lain, 5 Januari 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz,

1.Saat saya sedang sholat ada sayap laron pada sajadah saya, apakah sayap nya najis bila terkena kaki atau sarung saya ustadz?

2.Apakah bangkai laron dan sayapnya najis?

3.Apakah sayap laron yang berada di air najis?



-- Angga (Tasik)

Jawaban:

Wa alaikum salam warah matullahi wabarakatuhu.

Laron adalah binatang yang sering muncul di musim hujan, dia termasuk jenis serangga seperti lalat, nyamuk, tawon dan lain sebagainya. Hukum laron bisa dikiaskan dengan lalat. Rasulullah saw bersabda terkait lalat:

إِذَا سَقَطَ الذُّبَابُ فِى شَرَابِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ كُلَّهُ ثُمَّ لِيَنْزِعْهُ ، فَإِنَّ فِى أَحَدِ جَنَاحَيْهِ دَاءً وَفِى الآخَرِ شِفَاءً

“Ketika lalat jatuh pada minuman kalian, maka benamkan lalat itu lalu ambillah. Sesungguhnya pada salah satu sayapnya terkandung suatu penyakit dan pada sayap yang lain terkandung kesembuhan.” (HR Bukhari)

Hadis diatas memberi petunjuk bahwa jika ada lalat masuk ke gelas, maka air minum  tetap bisa diminum, agar tidak menyebabkan penyakit maka sebelum diminum, lalat yang di dalam gelas ditenggelamkan agar sayap kanan dan kirinya masuk ke dalam air. Karena pada kedua sayapnya ada yang mengandung penyakit dan ada yang mengandung penawarya,sehingga ketika lalat itu ditenggelamkan ke dalam air, maka air itu menjadi netral dan layak untuk diminum.

Dan hadis itu juga menunjukkan bahwa lalat itu tidak najis, jika lalat itu najis maka pasti Rasulullah akan menyuruh untuk membuangnya dan memerintahkan untuk membuangnya, karena minum benda najis tidak boleh.

Jika hukum lalat adalah tidak najis maka hukum laron dan yang sejenis seperti laron juga tidak najis. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc