Suami Mengembalikan Istri Ke Orang Tua

Pernikahan & Keluarga, 8 Januari 2021

Pertanyaan:

 
 
Assalamu'alaikum
Saya dan suami saya bekerja di jepang. suami berangkat di jepang tahun 2014 setahun kemudian saya berangkat kerja di jepang juga tahun 2015. Walaupun kami sama sama kerja dijepang tapi kami tidak pernah bertemu karena saya dan suami tinggal ditempat yang berjauhan. Tahun 2015 akhir kami bertengkar dan suami saya mengatakan sudah tidak mau menanggung dosa dosa saya lagi dan akan mengembalikan saya le orang tua ketika nanti dia pulang ke indonesia. Setelah kami bertengkar itu semua akun media sosial saya di blokir sama dia sehingga saya tidak bisa lagi berkomunikasi dengan suami saya. Berbagai cara saya lakukan untuk bisa berkomunikasi lagi saya pinjam hanphone teman teman saya untuk menghubunginya dan meminta maaf dan meminta suapaya saya tidak lagi di blokir tapi dia tetap keras tidak mau. Sampai akhirnya hampir 2 tahun saya diblokir dan kami tanpa komunikasi. Tahun 2017 suami saya pulang ke indonesia dan dia datang kerumah orang tua saya untuk menjenguk anak kami. Dia membuka blokirannya dan meminta ke saya untuk diberi kesempatan untuk memperbaiki semua. Saya menerimanya dan memaafkan dia karena sudah hampir 2 tahun memblokir saya dan tidak bertanggung jawab atas nafkah kepada saya...waktu suami pulang saya masih di jepang pak ustadz jadi kami komunikasi cuma lewat hanphone. Selang berapa bulan dia jarang menghubungi saya lagi bahkan kalau tidak saya yang menghubungi kadang dia tidak menghubungi saya. Kemudian saya tanyakan kenapa sekarang jarang menghubungi saya.. dia menjawab kalau dia menyesal mengatakan ingin memperbaiki semuanya(sebenarnya dia tidak ingin baikan dengan saya) dia cuma kasihan melihat anak kami yang kurus waktu dia pulang.akhirnya saya bilang kalau memang menyesal ya sudah tidak usah lagi dipaksakan dan tidak usah dilanjutkan lagi saja...waktu itu saya sedih karena merasa dia mempermainkan saya bilang ingin memperbaiki semua tapi ujung ujungnya bilang menyesal dan tidak ingin lagi dengan saya. Singkat cerita tahun 2018 saya pulang ke indonesia suami saya menghubungi saya lagi dan ingin minta memperbaiki lagi hubungan kami... saya sudah trauma takut dia menyesal lagi bilang ingin memperbaiki. Akhirnya dia datang kerumah orang tua saya dan bertemu dengan bapak saya. Kami duduk bertiga ada saya suami saya dan bapak saya. Suami saya mengembalikan saya ke bapak saya dan menyerahkan tanggung jawab atas saya ke bapak saya dan dia bilang saya sudah bukan tanggung jawab dia lagi...
Pak ustadz yang ingin saya tanyakan apakah dengan suami saya yang sudah mengembalikan dan menyerahkan saya ke orang tua sudah jatuk talakļ¼Ÿ
Terimakasih

 

Wassalamu'alaikum


-- Nita (Depok)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik

Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian, dan kalau bisa sebaiknya diupayakan secara optimal dulu agar tidak terjadi perceraian

Perihal apa yang telah dilakukan oleh suami dengan mengembalikan anda kepada orang tua dan berlepas tanggungjawab, itu disebut dengan kinayah atau kiasan yang berpotensi untuk difahami dengan makna cerai atau tidak, yang karenanya perlu anda konfirmasi kepada suami tentang niatnya saat dia melakukan hal tersebut

Jadi keputusan apakah jatuh cerai atau tidaknya ditentukan oleh niat suami saat melakukannya, kalau disertai niat cerai berarti jatuh cerai, dan kalau tidak ada niat cerai, maka juga tidak jatuh cerai

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA