Talak

Pernikahan & Keluarga, 11 Februari 2021

Pertanyaan:

Asalammualaikum.

Singkat saja..sy menjatuhkan talak satu pada istri sy. d saksikan orang tuanya dan amil.

D situ kan ada masa iddah 100 hr..selesai masa idah 100 hr.. sebulan kemudian istri sy menikah lg..

Mf..yg ingin sy tanyakan..apakah talak satu yg saya jatuhkan ke pada istri saya itu sudah sah secara agama." Bercerai"  atau belum sah..sedangkan saya belum menjatuhkan talak dua..

Satu lg..secara pegadilan agama sy masih tercatat sebagai suami istri dengan istri saya..sy belum mengajukan perceraian.. 

Mohon bantuan nya.. 



-- Iwan (Bandung)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Talak itu adalah hak suami, artinya yang berhak untuk menjatuhkan itu adalah suami, Dan dalam ketentuan fiqih Islam, ketika seorang suami itu menjatuhkan talak kepada istrinya yang sah, seperti mengatakan kepada istrinya : kamu saya talak, maka secara otomatis telah jatuh hukum talak dengan ucapannya tersebut, meskipun belum diputuskan oleh Pengadilan, dan Pengadilan dalam hal ini hanya sekedar formalitas.

Dan masa iddah wanita yang ditalak suaminya itu adalah 3 kali haidh (QS. 2:288), dan kalau masa iddah sudah berlalu, maka secara otomatis akad pernikahan suami istri tersebut telah rusak, yang karena wanita yang telah habis masa iddahnya tersebut berhak untuk dinikahi laki-laki muslim

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA