Talak Yg Meragukan

Lain-lain, 11 Februari 2021

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz

Ustadz sy mau bertanya

Disaat sy bertengkar dengan suami

Suami keceplosan bicara katanya mending mbujang aja apakah ucapan itu sudah talak ustadz, karna sy merasa dgn ucapan seperti itu bgi saya seperti talak

Mohon pencerahannya ustadz , terimakasih

Wassalamu'alaikum



-- Rini (Surabaya)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Perkataan seorang suami “mending membujang saja” tidak serta merta dihukumi sebagai talak. Karena talak itu akan jatuh jika:

  1. Jika dilakukan oleh suaminya yang sah dengan kalimat sharih atau tegas dan jelas seperti pekataan sumi kepada istrinya:“ kamu saya talak/cerai”. Atau kalimat kinayah yaitu kalimat tidak langsung, sehingga kalimat itu bisa dimaknai talak atu tidak talak, seperti perkatanna suami kepada istrinya: “kamu pulang saja ke rumah orang tuamu”. Jika setelah ditanyakan kepada suaminya tentang niat dari perkataan itu adalah talak maka jatuh talak, tapi jika niatnya bukan talak maka tidak jatuh talak.
  2. Diucapkan kalimat talak secara sadar dan karena keinginan sendiri,tidak dalam keadaan tidak berakal dan dalam keadaan terpaksa. Maka talaknya orang yang marah yang karenya kemarahanya dia tidak bisa mengendalikan diri sampai keceplosan kata-kata yang tidak diinginkan maka tidak sah talaknya. Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ اللهَ تَـجَاوَزَ لِـيْ عَنْ أُمَّتِيْ الْـخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوْا عَلَيْهِ.  رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ وَالْبَيْهَقِيُّ وَغَيْرُهُمَـا

Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla memaafkan kesalahan (yang tanpa sengaja) dan (kesalahan karena) lupa dari umatku serta kesalahan yang terpaksa dilakukan. (HR. Ibnu Mâjah, Baihaqi dan lainya)

Dan Rasulullah saw juga bersabda:

 ﻻَ ﻃَﻼَﻕَ ﻭَﻻَ ﻋِﺘَﺎﻕَ ﻓِﻲْ ﺇِﻏْﻼَﻕٍ

Tidak ada Talak dan membebaskan budak dalam keadaan (hati/akal) tertutup” (HR Abu Dawud).

Dengan demikian perkataan suami Anda yang tidak disengaja dan diucapkan dalam keadaan marah, tidak menyebabkan terjadinya talak . Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc