Tentang Puasa

Puasa, 11 Februari 2021

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz, saya punya 3 pertanyaan

1.Apa hukum mengemut bibir kita yang basah karena air liur saat puasa, apakah itu membatalkan puasa kita? Karena katanya air liur yang keluar dan masuk kedalam mulut itu membuat puasa kita batal

2.Apa hukum menjilat bibir saat puasa? 

3.Hukuk menelan ingus dari hidung saat puasa? 

Assalamu'alaikum wr.wb

Minta tolong kirim balasannya ke email saya ustadz🙏 saya biasa kesusahan saat puasa



-- Muhammad Fahmi (Makassar)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Imam Abu Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarh Muhadzzab mengatakan, bahwa menurut jumhur ulama “Menelan air liur (termasuk dahak dan ingus -pen-) itu tidak membatalkan puasa sesuai kesepakatan para ulama. Hal ini berlaku jika orang yang berpuasa tersebut memang biasa mengeluarkan air liur. Sebab susahnya mencegah air liur untuk masuk kembali [ke tenggorokan],” (juz 6, hlm. 341).

Selain itu, Allah SWT juga tidak memberatkan hambanya dengan melarang menelan ludah, karena hal tersebut akan mengganggu dan menyusahkan orang yang berpuasa. Dalam surah Al-Baqarah ayat 185 Allah berfirman: "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”

Oleh karena itu, menelan air liur, ludah, dahak dan ingus ketika berpuasa bukan termasuk hal-hal yang membatalkan puasa, selama hal tersebut belum keluar/ lepas dari mulut/bibirnya.

Demikian, semoga Allah berknan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'laikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA