Arti Mimpi

Lain-lain, 12 Februari 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum

Saya Rena..

Mau bertanya soal mimpi saya. jd saya mimpi 4x tentang : 

Mimpi melihat pacar sama wanita lain. kedua juga sama. yg ke-3 & ke-4 saya di tinggal pergi tanpa sepatah kata apapun. mengingat saya mau menikah dg dia. tapi kok mimpi saya begini setelah saya sering berdoa kepada Allah?

 mohon jawabannya.

Terima kasih sebelumnya

Assalamualaikum

 

 

 



-- Rena (Jakarta Selatan)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Ketika orang mau menikah dia akan banyak mendapati alasan yang meragukan untuk melanjutkan niat pernikahan itu, hal itu hampir dialami semua orang yang mau menikah, bahkan karena keraguan itu ada yang membatalkan pernikahan di hari H pelaksanaan akad nikah.

Pernikahan adalah ibadah yang nilainya separo agama. Rasulullah saw bersabda:

إذا تزوج العبد فقد استكمل نصف الدين فليتق الله في النصف الباقي

Ketika seorang hamba menikah, berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Maka bertaqwalah kepada Allah pada setengah sisanya. (HRBaihaqi)

Maka tidak heran jika syetan berusaha keras untuk menggoda mereka yang mau menikah agar batal dan yang telah menikah agar bercerai. Dan ketika pasanagan bercerai itulah puncak keberhasilannya dalam menjerumuskan manusia, rasuluullah bersabda:

إِنَّ إِبْلِيْسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً يَجِيْءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا فَيَقُوْلُ مَا صَنَعْتَ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ يَجِيْءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ مَا تَرَكْتُهُ حَتَّى فَرَّقْتُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ امْرَأَتِهِ قَالَ فَيُدْنِيْهِ مِنْهُ وَيَقُوْلُ نِعْمَ أَنْتَ

“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, “Aku telah melakukan begini dan begitu”. Iblis berkata, “Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatupun”. Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, “Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, “Sungguh hebat (setan) seperti engkau”
 (HR Muslim )

Terkait mimpi Anda maka itu bisa jadi merupakan godaan syetan agar Anda membatalkan keinginan Anda untuk menikah dengan laki-laki calon suami Anda.

Mimpi dalam islam itu ada tiga macam,seperti yang disabdakan rasulullah saw:

الرؤيا ثلاث حديث النفس وتخويف الشيطان وبشرى من الله

“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mimpi pertama datangnya dari bisikan hati, mimpi ini muncul disebabkan karena seseorang sedang memikirkan sesuatu sehingga sesuatu yang dipikirkannya itu muncul dalam mimpi, seperti orang yang sedang memikirkan pernikahan yang akan dilangsungkannya. Mimpinya bisa mimpi buruk karena sedang mengkahawatirkan pernikahan yang akan dijalaninya,bisa juga mimpi baik karena sedang gembira menunggu datangnya hari bahagia itu.

Mimpi kedua datangnya dari setan yang memberikan rasa takut dan khawatir kepada orang yang sedang bermimpi itu. Misalnya ketika orang mau menikah, setan bisa menghembuskan keraguan dan kecemasan kepada orang yang mau menikah lewat mimpi, sehingga orang itu menggagalkan rencana pernikahannya. Itulah trik setan untuk menggagalkan orang untuk menikah.

Mimpi ketiga, mimpi yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi itu mimpi bahagia dan menyenangkan.

Jika seseorang mimpi buruk, maka dia tidak perlu menceritakan kepada orang lain. Diabaikan saja. Mimpi buruk itu datangnya dari setan. Rasulullah bersabda:

عَنْ جَابِرٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِىٌّ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُ فِى الْمَنَامِ كَأَنَّ رَأْسِى ضُرِبَ فَتَدَحْرَجَ فَاشْتَدَدْتُ عَلَى أَثَرِهِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِلأَعْرَابِىِّ « لاَ تُحَدِّثِ النَّاسَ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِكَ فِى مَنَامِكَ ». وَقَالَ سَمِعْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- بَعْدُ يَخْطُبُ فَقَالَ « لاَ يُحَدِّثَنَّ أَحَدُكُمْ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِهِ فِى مَنَامِهِ .

Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, ada seorang Arab badui datang menemui Nabi kemudian bertanya, “Ya rasulullah, aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang tersebut, “Jangan kau ceritakan kepada orang lain ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi”. Setelah kejadian itu, aku mendengar Nabi menyampaikan dalam salah satu khutbahnya, “Janganlah kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam alam mimpi” (HR Muslim)

Wallahu a’lam bishowab.



-- Amin Syukroni, Lc