Warisan Saudara Seibu

Waris, 29 Maret 2021

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. 

Mohon bantuannya. 

Ibu saya ketika menikahi bapak saya adalah seorang janda yang memiliki 2 orang anak perempuan (kakak seibu). Selama pernikahan memiliki sebuah rumah dan 2 orang anak yaitu 1 anak perempuan (saya) dan 1 anak laki laki (adik saya) 

Saat ini, Ibu saya sudah meninggal dunia, dan bapak saya masih hidup. Ke-2 kakak seibu saya meminta hak waris Ibu saya atas rumah yang diperoleh bapak dan ibu saya selama terjadinya pernikahan. 

Dalam hal ini, bagaimana menghitung hak waris ibu saya untuk ke-2 kakak seibu saya dengan seadil adilnya berdasarkan hukum Islam. 

Sebelumnya, terimakasih banyak atas informasinya. 

 

 



-- Sophy (Jakarta Timur)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Harta warisan itu adalah harta yang ditinggalkan seorang yang telah meninggal untuk segera dibagikan kepada yang berhak yaitu ahli wrisnya

Dan ketika ibu anda meninggal, maka harta warisan yang harus dibagi adalah harta ibu anda, sementara harta bapak anda yang masih hidup bukanlah harta warisan yang harus dibagi, yang karenanya kalau rumah yang anda maksudkan itu adalah rumah berdua dari hasil pembelian bapak dan ibu anda, maka yang menjadi harta warisan hanyalah yang milik ibu anda (dihitung berarapa prosentase harta ibu saat membeli rumah tersebut), sementara kalau rumah tersebut yang membeli murni dari harta bapak anda, maka berarti rumah tersebut adalah milik bapak anda dan karenanya bukan harta warisan karena bapak masih hidup.

Sementara ahli waris ibu anda adalah : 

1. suami (atau bapak anda ) = 1/4

2. Anak2 ibu, baik yang lahir dari suaminya yang dulu atau yang sekarang = 3/4, dibagi dengan cara pembagian 2:1 ( anak mendapatkan 2 bagian, sementara anak perempuan mendapatkan satu bagian)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

 



-- Agung Cahyadi, MA