Konsultasi Proses Talak Dan Perceraian

Pernikahan & Keluarga, 31 Maret 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum wwb.ustad sya bertanya.usia pernikahan sya selama serumah dgn suami 1.5 tahun stelah 1 Minggu menikah suami sya mulai sering emosi marah ga jelas apa lagi ketika sya muntah nafkah batin.tp sya diam aja sampai 1.5 th dan d pertengahan pernikahan kami suami sya klu di suruh puasa mlah ribut.lempar piring ketika sya blg udah imsak minum aja.msa ga BLH mkn ktanya..sya diam aja..terus slain itu bberapa bulan setelah menikah kami ribut dan dia membuatkan surat talak kepada sya dan sruh sya dduk menyaksi kn dan di Salami nya sya sah ya ktanya trus suratnya di sobek.

Dan bila ribut Dy mengemas baju nya dan blg pisah ja lh.dan omongan seperti itu sering keluar .kemudian stelah beberapa bulan kemudian dia membuat kn surat lagi dan suratnya sya simpan hingga sekarang di surat tersebut jelas di buatnya sya menceraikan istri saya dgn sesadar sadar nya dan beliau juga ketika bln puasa saya tidur siangdan saya berpuasa malah saya d tiduri maka puasa sya batal.bberapa bulan setelah itu beliau pergi meninggalkan rmh ktanay pergi kerja Dy teh pernah menjelaskan sejelas jelasnya bagaimana proses jual beli mobil nya.hingga ternyata mobil tersebut barang curian.spertinya beliau tdk tau pasti mobil itu BRG curian tp resiko nya bila BRG trsebut adlh BRG curian bliau SDH tau.ktanya klu ga berani ga nekat ga dpt duit byk.trnyata di tagkap polisi slama 1th lebih dan kmi tdk pernah bertemu smpai skrang.hingga keluar penjara jadi apakah kami SDH jtuh talak 3 atau kami msh suami istri?



-- Yani (Pekanbaru)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Perceraian itu bisa dilakukan dengan ucapan langsung atau dengan tulisan atau bahkan dengan utusan

Dan karena suami anda telah menulis surat talak untuk anda sebanyak dua kali, maka berarti telah jatuk talak dua

Tetapi berpisahnya anda dengan suami karena dipenjara, maka tidak otomatis menjatuhkan hukum talak, yang berarti anda masih berstatus sebagai suami dan istri, tetapi apabila anda tidak ridho dengan kondisi tersebut, maka anda bisa saja meminta cerai dengan melakukan gugatan cerai ke pengadilan agama

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kmudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA