Nikah

Pernikahan & Keluarga, 1 April 2021

Pertanyaan:

assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

saya mau menanyakan beberapa hal

1. apakah sah nikah seseorang, apabila bapak kandung istri tidak pernah sholat dan puasa. tapi nikahnya diserahkan ke KUA setempat. dihadapan bapak kandung istri dan para saksi.

2. saya dan istri satu rumah dengan pak lik kandung saya, yang keadaannya  cacat mental (SLB). istri saya enggan mengurus pak lik saya, sehingga saya mengatakan "saya bisa mengurus pak lik sendiri". apakah itu kalimat cerai?

sekian dan terimakasih

assalami'alaikum warahmatullaho wa barakatuh



-- Barkah Muhammad Alfath (Yogyakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

1). Seorang ayah yang tidak mau shalat dan ibadah yang lainnya, memang tidak boleh untuk menjadi wali nikah dari anak perempuannya, dan ketika hal tersebut, maka wali nikah dari perempuan tersebut adalah kakek dari ayahnya, kemudian saudara2 laki2 kandung atau sebapak dan kemudia paman2 dari bapaknya, tetapi kalau semua wali wali tersebut menyerahkan perwaliannya kepada KUA, maka nikahnya sah secara Islam

2). Ucapan anda kepada istri "saya bisa ngurus paklik saya sendiri" itu bukanlah kalimat talak yang bisa menjatuhkan hukum talak

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahiu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA