Lupa Sholat Dan Baru Ingat Esok Hari

Sholat, 8 Mei 2009

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Saya mau bertanya, saya pernah lupa sholat maghrib yang seharusnya saya kerjakan sebelum sholat isya dan pas waktu itu seharusnya saya jamak. Jadi karena dalam perjalanan jauh saya sholat magribnya dijamak dengan sholat isya'. Tapi ketika sampai rumah saya hanya ingat untuk mengerjakan sholat isya. Keesokan harinya ketika sedang memikirkan kejadian yang telah lalu saya tiba2 teringat bahwa kemarin saya hanya mengerjakan sholat isya saja tanpa didahului sholat magrib.

Apakah saya harus mengganti sholat magrib yang saya lupa tersebut, seperti yang pernah saya dengar tentang sebuah hadits yang mengatakan "... Maka apabila salah satu di antara kalian lupa terhadap shalat atau melewatkan (waktunya) karena tidur maka sholatlah ketika dia mengingatnya". Jika memang harus diganti apakah ada batas waktunya? Lalu kapan saya harus melakukannya, apakah di waktu sholat magrib juga atau boleh di waktu sholat yang lain?

Terima kasih atas jawabannya... Semoga Allah SWT senantiasa merahmati para ustadz semua.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.



-- DewiSa (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh.

Ada hadits shahih riwayah Bukhori dan Muslim, bahwa Rasulullah - shallallahu 'alaihi wasallam - bersabda, yang artinya kurang lebih  sebagai berikut : " Barang siapa yang tertidur sehingga tidak shalat atau lupa mengerjakan shalat, maka hendaknya ia shalat ketika ia ingat ... ".

Sesuai dengan hadits tersebut dan berkaitan dengan permasalahan anda, maka seyogyanya anda segera mengerjakan shalat maghrib pada saat anda ingat belum shalat maghrib tersebut (kapanpun anda ingat, meskipun pada waktu yang dilarang shalat, misalnya ba'da ashar), dan tidak harus menunggu datangnya shalat maghrib.

Dan apabila sampai sekarang anda belum mengganti shalat tersebut, maka setelah membaca jawaban ini, seyogyanya anda segera shalat maghrib.

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan mengampuni segala khilaf kita dan berkenan untuk membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya, amiiin.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh.

-- Agung Cahyadi, MA