Pertanyaan:
Assalamu'alaikum ustadz izin bertanya, waktu puasa saya mandi, dan tidak sengaja airnya masuk ke telinga tapi tidak sampai dalam, terasanya hanya seperti menutupi lubangnya saja, kemudian saat saya mengguyur badan airnya menyiprat ke wajah dan terhirup oleh hidung tapi juga tidak sampai dalam, terasanya seperti perbatasan dalam hidung yang bisa dimasuki jari, langsung saya buang berkali kali, tapi kemudian saat saya menghirup udara dengan sengaja dan ternyata airnya masuk lagi tidak sampai dalam sama seperti sebelumnya, apakah kedua hal tersebut membatalkan puasa? Terima kasih
--
Hamba Allah (Kab)
Jawaban:
Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kedua hal yang anda tanyakan tersebut Insya Allah tidak membatalkan puasa anda, dengan catatan air tersebut tidak sampai masuk ke dalam rongga yang tembus ke lambung atau tenggorokan.
Berikut adalah perincian hukum fikihnya yang bisa menenangkan hati anda :
1). Menurut mayoritas ulama dan ilmu kedokteran, batas rongga telinga yang membatalkan puasa adalah bagian dalam yang bisa membuat benda mencapai otak atau pencernaan. Karena air yang masuk ke telinga anda hanya di luar atau menutupi lubang saja dan tidak sampai ke dalam, puasa anda tidak batal. Terlebih lagi, hal itu terjadi secara tidak sengaja saat mandi.
2). Dalam hukum puasa, memasukkan sesuatu ke lubang hidung hingga melewati batas pangkal (wilayah yang terasa perih atau tembus ke tenggorokan) memang membatalkan puasa. Namun, dalam kasus anda :
- Air yang masuk hanya sampai di bagian perbatasan yang terjangkau jari.
- Anda langsung membuang atau mengeluarkannya berkali-kali.
- Pada hirupan kedua yang disengaja, air juga tidak sampai masuk terlalu dalam ke rongga yang membatalkan.
Karena air tidak mencapai rongga bagian dalam hidung dan tidak tertelan, puasa anda in syaa Allah tetap sah dan tidak batal.
Untuk ke depannya saat berpuasa, anda dianjurkan untuk lebih berhati-hati dan menjaga lubang-lubang tersebut agar terhindar dari masuknya air secara berlebihan.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahuba'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA