Hukum Anak Angkat Dan Bapak Asuh

Pernikahan & Keluarga, 30 Juni 2010

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum.

Saya merupakan anak ke-3 tapi sewaktu kecil banget saya diasuh oleh pakde dan bude saya. Kebetulan bude saya merupakan kakak saya, dari kecil saya sudah tahu siapa ayah saya dan ibu saya sebenarnya, tetapi saya hanya kasihan kepada yang membesarkan saya sehingga saya menganggap mereka sebagai ayah dan ibu saya sendiri tetapi tanpa melupakan ayah dan ibu saya sendiri sehingga saya menganggap mereka 4 orang tua saya. Terus saya mau menikah. Pihak perempuan menyarankan agar yang didepan ortu angkat saya tetapi hanya sebagai prioritas, sedang bapak ngotot untuk mengatur semuanya. Bagaimana ini saya sebenarnya ingin bapak angkat saya yang tdk punya anak pengen bahagia, karena ayah kandung saya anaknya bapak.



-- Hima Kurniawan (Semarang)

Jawaban:

Assalamu 'alaikum wr wb.

Yang pasti dan syar'i, bahwa orang tua anda adalah bapak dan ibu kandung anda, sedangkan pakde dan bude yang telah mengasuh anda semenjak kecil tetap berstatus  sebagai  pakde dan bude dan tidak pernah berubah menjadi orang tua (kalaupun mau disebut, boleh dengan sebutan "orang tua asuh" ). Karenanya yang tercantum dibelakang nama anda, tetap harus nama bapak kandung ("anda bin orang tua kandung", dan haram hukumnya dengan menyebut "anda bin pakde").

Dan perihal siapa yang harus mendampingi anda saat proses akad nikah yang akan anda jalankan, tentu bisa dikomunikasikan secara kekeluargaan dengan cara yang baik, atau bisa saja keduanya mendampingi anda.

Wallahu a'lam bishshawab.

Wassalamu 'alaikum wr wb.

 



-- Agung Cahyadi, MA