Apa Yg Harus Saya Lakukan?


Pertanyaan:

Assalamualaikum......Saya mohon pencerahannya. Saya tinggal dikota medan. Orang tua dulunya tugas di Medan lalu sekarang kembali ke asal di Surabaya.
2 tahun lalu saya bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai karyawan kontrak dan disana saya bertemu dengan seorang wanita yg sampai sekarang kami tetap berhubungan baik, sebut saja Bunga (bukan nama asli). Awalnya orangtua kurang setuju dengan hubungan kami walaupun belum pernah bertemu sama sekali karena orangtua sudah di surabaya sejak saya tamat kuliah. Berulang kali orang tua mengenalkan saya dengan wanita lain tetapi saya belum mendapatkan kecocokan karena memang jauh lagipula banyak yg sudah memiliki pacar.. Dan akhirnya wanita2 yg dikenalkan oleh orangtua saya itu satu persatu menikah duluan...Semua ini karena orangtua saya trauma karena pernikahan paman saya dengan wanita asal Sumatera. Memang paman saya dulu dibawa oleh orangtua lalu menikah tetapi belum memiliki pekerjaan sehingga sampai sekarang hidupnya serba susah...
Tapi Bunga berbeda: sangat baik, pintar, santun, pengertian, dan agamanya cukup baik. Saya seolah menemukan sosok yg cocok untuk keluarga saya dan anak2 saya kelak. Atas dasar itu kami berusaha untuk dekat dengan orang tua saya walaupun selama ini masih dengan sms dan telpon. Saya dengan Bunga dulu satu kantor. Kami sama2 berasal dari nol. Tentunya semua orang di kantor tahu kami berhubungan/pacaran. Pada satu waktu saya mendapat promosi menjadi team leader, sedang Bunga masih officer. Masalah timbul ketika supervisor saya mengkambinghitamkan saya untuk menghindari kesalahannya. Semua orang tahu tapi tidak berani berpendapat karena bisa dibilang sistem kerja di kantor itu cukup otoriter. Saya sdh coba mempertahankan kebenaran tapi tak bisa. Ada beberapa minggu di kantor itu yg cukup "panas" akibat kejadian itu. Saya cukup shock. Saya cukup kecewa dengan semua orang. Tidak ada yg membela saya. Supervisor tsb jg sdh mengakui kesalahannya tapi bukan dengan saya, melainkan dengan teman2 lain dengan dalih "agar bos besar tidak memperpanjang masalah karena saya team leader baru". Kata maaf sedikit pun tak dilontarkannya kepada saya. Saya hanya bisa berserah kepada Allah dan alhamdulillah 1 tahun lalu saya diterima kerja di salah satu perusahaan BUMN sebagai karyawan tetap, suatu anugerah bagi saya. Allah telah memberikan saya jalan setidaknya sebuah langkah baru....tetapi Bunga masih di kantor lama. Prestasinya cukup baik malah bisa dikatakan istimewa karena berbulan2 kerjanya melebihi target. Tapi apa balasan bagi Bunga? Dia tak kunjung mendapat promosi seperti saya dulu. Malahan banyak teman yg lain yg dari penilaian dibawah Bunga lebih dulu diangkat. Mungkin ini akibat kejadian yg menimpa saya,sungguh menjengkelkan... Waktu berlalu setelah 3 bulan Bunga menjabat sebagai team leader ada isu efisiensi di perusahaan itu. Ternyata Bunga di-PHK sepihak dengan alasan masih training 3 bulan sebagai team leader dan 3 bulan itu sudah berakhir... Saya kembali geram dengan apa yg menimpanya. Sekarang Bunga menganggur dan saya selalu berusaha untuk mencari informasi pekerjaan baginya. Saya kagum dengannya. Tak ada kekecewaan dari wajahnya, keimanannya bukan meredup tapi konstan dan malah meningkat seiring dengan keputusannya mengenakan jilbab yg sudah lama diinginkannya sejak masih kerja dulu. Tapi saya tetap saja sedih. Saya beranggapan semua ini salah saya.......Kenapa kesedihan selalu menimpanya....Apa karena saya???? Saya sempat berfikir seandainya dulu dia tidak kenal saya mungkin tidak begini jadinya....Ya Allah beri kami petunjukMu...Kenapa ketidak adilan selalu menimpanya....Saya bingung harus minta pendapat siapa, mau curhat sama orang tua takut orang tua tdk mendukung, karena saya serius dengan Bunga dan ingin menikah tentunya dengan restu orang tua...karena itu saya mohon pendapatnya. KepadaMu ya Allah saya mohon ampun. Mungkin saya telah meragukan-Mu, mempertanyakan keadilan-Mu. Saya juga sempat berpendapat bahwa akan susah mencari kerja dengan jilbab yg dia kenakan sekarang. Sungguh kepadaMu ya Allah saya mohon ampun... Saya hanya manusia biasa yg masih rendah sisi agamanya...Sampai sekarang bunga masih belum bekerja...Saya mohon pendapat kepada siapapun yang membaca kisah ini...Apa yg harus saya dan Bunga lakukan..Saya tidak bisa membalas semua kebaikan atas pendapat yg diberikan kpd saya. Hanya Allah yg dpt membalasnya... Amin

-- Riza (Medan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb.

Kalau boleh saya memberi masukan untuk Anda, sebaiknya anda segera mengkomunikasikan permasalah Anda kepada orang tua dengan cara yang bijak, untuk meyakinkan pada orang tua bahwa calon Anda adalah seorang wanita yang baik agama dan akhlaqnya yang sangat pantas untuk dijadikan pendamping hidup Anda.

Hal tersebut perlu segera Anda lakukan, agar Anda segera dapat mengakhiri hubungan pranikah dengan Bunga yang tidak syar'i (tidak diperkenankan menurut Islam ) dengan ikatan pernikahan yang sah, yang karenanya nanti Anda bebas untuk berhubungan dengannya setelah pernikahan tersebut.

Perihal pekerjaan Bunga, saya kira tidak perlu anda pikirkan sekarang, nanti saja setelah ada ikatan pernikahan dengan Anda, baru kemudian dipikirkan apakah memang perlu bekerja atau justru harus di rumah untuk mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak yang insya Allah akan dikaruniakan kepada Anda.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan membimbing kita semua kejalan yang diridhoi-Nya.



-- Agung Cahyadi, MA