Menyusui Dan Hubungan Seksual

Pernikahan & Keluarga, 27 Juli 2008

Pertanyaan:

Maaf Ustadz, sebenarnya saya malu untuk bertanya, tapi saya jadi gelisah.
Kami masih pengantin baru, baru 2 bulan menikah. Dan masih sering - seringnya melakukan hubungan suami istri. Pada waktu melakukan hubungan suami istri tersebut, saya sering menyusu (menetek / mengisap - isap) payudara istri saya sampai keluar cairan susunya. Maaf Ustadz, yang saya tanyakan adalah : Apakah itu haram ? Karena kata teman - teman saya, maka saya sudah menjadi "anak susu" dari istri saya. Tapi jika saya tidak melakukannya, istri saya selalu uring-uringan. Lalu bagaimana ya Ustadz?


-- Doni (Probolinggo)

Jawaban:

Assalamu 'alaikum wr wb.

Sesungguhnya menetek / menyusu pada seorang wanita yang karenanya akan menimbulkan hukum "tahrim" (menjadikan orang yang menyusu tersebut menjadi mahromnya / menjadikannya anak susu), itu apabila dilakukan sebanyak lima kali pada saat anak yang menyusu tersebut masih berusia dua tahun kebawah.

Dengan demikian, apabila dilakukan oleh seseorang yang usianya lebih dari dua tahun, tidak menyebabkan anak tersebut menjadi mahrom atau anak susu dari wanita yang menyusuinya, bahkan meskipun itu dilakukan beberapa kali atau lebih dari lima kali.

Dan untuk itu apa yang anda lakukan tersebut, boleh dan tidak dilarang yang karenanya juga tidak menjadikan anda sebagai anak susu dari istri anda. 

Wallahu a'lam bishowwab.

-- Agung Cahyadi, MA