Ortu Tak Merestui Rencana Pernikahan

Pernikahan & Keluarga, 9 Agustus 2008

Pertanyaan:

Assalamualaikum. Saya perempuan 30 tahun. Saya mempunyai permasalahan dengan orang tua saya dalam hal restu. Saat ini saya mempunyai pacar, dan kami serius untuk menikah. Tapi kami mempunyai kendala dengan orang tua saya. Menurut orang tua saya penampilan pacar saya seperti preman, pekerjaan pacar saya pemulung (usaha pacar saya bisnis pengolahan besi tua), pacar saya pendek (kata ibu saya, orang yang bertubuh pendek suka selingkuh). Awalnya sih bapak saya gak masalah dengan siapapun saya menikah, asal bisa menghidupi keluarganya serta pekerja keras. Tapi dengan berjalannya waktu bapak saya jadi gak suka dengan pacar saya dengan alasan penampilannya seperti preman, padahal mereka baru bertemu sekali. Terus terang waktu itu mereka bertemu juga gak disengaja.
Sekarang apa yang harus saya lakukan. Saya sudah berumur, apakah saya harus menunggu lagi? Dulu saya pernah menunggu tapi akhirnya pacar saya yang dulu tidak tahan menunggu, dan akhirnya pacar saya yang dulu menikah dengan orang lain. Saya tidak ingin seperti dulu lagi. Mohon dibalas segera. Terima kasih. Wassalamu'alaikum.

-- Adek (JAKARTA SELATAN)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr wb.

Suami adalah pemimpin dalam keluarga, yang tentunya diharapkan bisa membimbing anggota keluarga menuju ke jalan yang akan membawa kepada kebahagiaan di dunia dan terutama di akhirat. Oleh karenanya Rasulullah - shallallahu 'alaihi wasallam - telah menetapkan kriteria calon suami itu adalah "yang baik agama dan akhlaqnya", dan untuk itu pula masalah harta dan rupa tidak boleh menjadi prioritas utama.

Dengan mempertimbangan hal tersebut diatas, maka jika calon anda tersebut memiliki kriteria tersebut diatas, seyogyanya anda komunikasikan kepada ortu anda dengan cara yang baik, atau anda minta tolong kepada saudara yang lain (bisa paman atau seorang ustadz yang berpengaruh) untuk mengkomunikasikannya ke ortu anda (semoga Allah berkenan untuk membuka hati kedua ortu anda), sehingga akhirnya bisa menyetujui calon anda yang memang secara kriteria telah terpenuhi.

Dan sebisa mungkin, jangan mengambil jalan pintas dengan menikah dengan calon anda tersebut tanpa ada persetujuan ortu anda, karena ortu adalah wali sah anda yang tanpa persetujuannya nikah anda tidak sah secara syar'i.

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, dan membimbing kita semua kejalan yang diridhoi-Nya.

Wallahu a'lam bishshawab. Wassalamu 'alaikum wr wb.



-- Agung Cahyadi, MA