Aqiqah

Pernikahan & Keluarga, 30 Januari 2013

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum.
Afwan ustadz, saya mau tanya mengenai tata cara aqiqah dan potong rambut bayi yang baru lahir menurut islam.
Di Indonesia kebanyakan orang mengadakan syukuran aqiqah dengan mengadakan walimatul aqiqah, dalam acara tersebut ada khutbahnya, ada acara cukur rambut bergilir dll…
Yang saya ingin tanyakan menurut islam itu benar atau yang benar seperti apa penyelenggaraan aqiqah…
Kalau misalkan kita memotong kambing, kemudian kita masak dan di buat menjadi nasi kotak dan di berikan kepada panti2 asuhan, anak yatim dan fakir miskim tanpa mengadakan walimatul aqiqah apakah itu diperbolehkan…?
Jazakalloh khairan atas kesediaan ustadz untuk menjelaskan

-- Amin Martono (Bogor)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Inti ajaran dari Aqiqoh yang diperintahkan kepada orang tua (yang mampu) yang anaknya berumur 7 hari, adalah dengan menyembelih kambing ( 1 ekor utk anak perempuan dan 2 ekor untuk anak laki-laki ) dan membagikan dagingnya (sebaiknya dibagikan dalam keadaan sudah dimasak), dengan tanpa harus mengadakan walimah

Jadi yang anda tanyakan, dengan ber-aqiqoh tanpa ada walimah, tetapi dengan memasak daging kambing yang disembelih saat aqiqoh dan dibuat dalam bentuk nasi kotak kemudian dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin insya Allah diperbolehkan, bahkan anda dan keluarga yang ber-aqiqoh juga diperbolehkan untuk ikut mendapatkan bagian

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA