Pengaturan Keuangan Keluarga

Pernikahan & Keluarga, 1 Februari 2013

Pertanyaan:

Assalamualaikum..
Ustad sy seorang istri,pernkahan kami br 4 th.suami seorang pengusaha.dari awal menikah suami sy bukan suami yg menyerahkan urusan keuangan pd istri,semua dia yg pegang.jadi sy tdk tau menau.utuk uang pegangan sehari2 dia yg belanja.
Terkadang sy sedih sekali kr sering ketika ayah ibu atau adik datang sy tdk pegang uang untuk mmeberi.
Untuk masalah papan dan pangan alhadulillah tdk kekurangan.tp sebagai istri dan anak sy terkadang ingin pegang uang sendiri dan membefi orang tua.terpikir sy pengen kerja dan punya penghasilan sendiri.sy memang sering usha jualan entah jilbab atw yg lain.intinya ustad seumpama
penghasilan suami 50jt sbulan bagaimana harusnya untuk istrinya..
Trimakasih sebelumnya ustad

-- Purawanti (Balikpapan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Diantara kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah yang cukup kepada istri dan anak-anaknya sesuai dengan kemampuannya, dan kewajiban tersebut tidak harus dengan menyerahkan semua penghasilannya kepada istrinya.

Dan oleh karena suami ibu telah memberikan nafkah yang ibu rasakan cukup ( sandang, pangan dan papan), maka ibu tidak lagi mempunyai hak untuk menuntut lebih, tetapi oleh karena ibu mempunyai keinginan untuk juga bisa memberikan sesuatu kepada keluarga ( bapak, ibu dan saudara-saudara ), dan hal tersebut tentunya sesuatu yang tidk terlarang, bahkan akan menjadi amal yang banyak akan bisa memberikan manfaat, maka Seyogyanya ibu komunikasikan semuanya  kepada suami dengan baik-baik, agar suami juga mengetahui semua keinginan baik ibu tersebut dan tidak ada yang ditutup-tupi 

Semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb 



-- Agung Cahyadi, MA