Minta Cerai

Pernikahan & Keluarga, 20 September 2013

Pertanyaan:

Assallamuallaikum,

Ustad saya mau tanya dulu saya pernah bertengkar dengan suami saya terus saya bilang "kita cerai saja" dan karena suami saya emosi dia mengatakan "ya sudah kita cerai saya antar kamu ketemu ibumu"....tapi akhirnya tidak jadi. Apakah kalimat "ya sudah kita cerai" itu termasuk talak ustad?kalau iya apa yang harus kami lakukan selanjutnya...tapi keluarga kami sekarang sudah baik - baik saja..terimakasih.

-- Christie (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Kata " cerai ", apabila diucapkan oleh seorang suami ( baik atas inisiatif sendiri atau atas desakan dari istrinya ) dan ditujukan untuk istrinya, maka telah jatuh talak, terhitung semenjak kata " cerai " tersebut diucapkan oleh suami

Dan apabila hal tersebut atas permintaan istri ( sebagaimana dalam kasus anda ), maka namanya " khulu'/cerai atas permintaan istri.

Dan apabila hal tersebut terjadi, maka akan melahirkan hukum sebagai berikut :

1. Talak tersebut termasuk " talak bain sughra/keci "

2. Istri berkewajiban mengembalikan mahar yang dahulu diterima dari suaminya atau yang setara dengan mahartersebut

3. Istri ber-iddah selama satu kali haidh

4, Apabila mau ruju', maka harus menunggu habisnya masa iddah dan harus melakukan akad nikah lagi ( ada wali, 2 saksi muslim laki-laki dan ijab qobul, serta mahar baru )

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenn untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

-- Agung Cahyadi, MA