Apa Yang Harus Saya Lakukan???

Pernikahan & Keluarga, 23 September 2013

Pertanyaan:

assalamualaikum wr.wb
maaf ustadz,saya mau tanya apa yang harus saya lakukan jika istri menuntut kondisi kecukupan, sementara saya sudah bekerja mulai pagi hingga jam 5. setelah itu saya ngajar privat sampai jam 9 malam,tapi dengan itu smua kondisi keuangan kami belum mencukupi, bahkan yang membuat saya nelangso itu istri saya mencacimaki dan memaki jika sedang emosi, bahkan main tangan, nah kadang saya khilaf membalas mukul, nah saya minta maap jika pertanyaan ato sikap saya ini keterlaluan pada istri,ataukah saya tipe suami yang tidak bertanggung jawab karena belum bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga? dan apa yang harus saya lakukan, saya butuh sekali jawaban dan bimbinganya, mohon dibalas ya, terima kasih.
wassalamualaikum wr.wb

-- Shaaf (Surabaya)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Hal yang sangat penting dalam rumah tangga adalah terwujudnya " rasa damai dan tentram ", karena itulah salah satu tujuan dari pernikahan dalam Islam ( QS. 30:21 ), karena hanya dengan terciptanya rasa tentram, suami dan istri dapat mengatur rumah tanggaya dengan baik

Dan untuk mewujudnya rasa tentram tersebut, sangat dibutuhkan tegaknya " komunikasi dan saling memahami " antara suami dan istri, Dalam arti pada setiap masalah dalam keluarga, seyogyanya dikomunikasikan, agar setiap keputusan yang diambil berdasarkan kesepakatan bersama, dan seharusnya setiap pasangan memahami bahwa manusia itu semua mempunyai kekurangan dan tidak ada yang sempurna, yang karenanya setiap pasangan harus siap untuk memincingkan matanya saat melihat kekurangan pasangannya dan siap untuk menutupinya dengn kelebihan yang dimiliknya, dan hendaknya setiap pasangan lebih mementingkan untuk melaksanakan kewajibannya sebelum ia menuntut haknya

Dan berkaitan dengan nafkah keluarga, memang ia adalah tanggung jawab sumi, tetapi Allah tidak pernah memikulkan beban kepada seseorang yang diluar batas kemampuannya ( perhatikanlah firman Allah dalam QS. 65 : 7 , yang karenanya, seyogyanya seorang istri harus bisa memahami hal tersebut, sehnga tidak menuntut lebih dari kemampuan suaminya

Dalam kondisi sebagaimana anda rasakan, seyogyanya anda sedikit bersabar menghadapi istri yang belum memahami kondisi anda, dengan tetap berupaya menciptakan suasana yang damai di rumah, dengan tetap bekerja keras, tetapi jangan lupa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan beribadah dengan baik dan benar, banyak berdo'a dan senantiasa menyertakan istri dalam do'a-do'a anda dan perbanyak " istighfar/memohon ampun kepada Allah " , semoga dengan demikian Allah berkenan untuk segera memberikan kelapangan rizki kepada keluarga anda

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

-- Agung Cahyadi, MA