Tentang Musyrik

Aqidah, 2 Februari 2014

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wrwb.
Dulu saya pernah membeli sebuah kayu kecil yang bisa anu yang bisa anu pada teman saya, dan pada kayu itu terdapat tulisan arab, saya tidak tahu itu tulisan yang berasal dari alqur'an atau tulisan arab biasa saja. Setelah sekian bulan saya teringat dan menyesali bahwa perbuatan itu dilarang oleh islam dan tidak percaya lagi terhadap itu, kemudian bukan membuangnya malah saya kasihkan lagi ke teman saya itu, pada waktu itu tidak ada terlintas dalam pikiran saya untuk membuangnya. saya berpikiran saya telah menjerumuskan teman saya ke dalam kemusyrikan karena bukannya membuang barang itu malah saya kasih lagi ke teman saya.. saya jadi takut pak ustadz karena hal itu dan sekarang saya bingung mau menasehati teman saya untuk membuang barang-barang itu dan tidak mempercayai lagi tapi beberapa bulan lalu teman saya sudah meninggal.. apa yang harus saya lakukan?
Terima kasih sebelumnya pa ustadz.
Wassalamu'alaikum wrwb.

-- Hamba Allah (Ciamis)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Benar, perbuatan anda dengan membeli benda yang anda yakini bertuah itu bagian dari syirik, dan memberikan benda tersebut kepada orang lain, setelah anda menyadari kesalahan anda, juga perbuatan salah, karena anda telah menjerumuskan orang tersebut pada sebuah kesesatan

Satu-satunya jalan penyelamatan bagi anda hanya dengan bertaubat kepada Allah, dengan cara : menyesali perbuatan tersebut, berjanji untuk tidak akan mengulang kembali, mencari benda yang telah anda berikan kepada kawan tersebut dan memusnahkannya, perbaiki ibadah anda, perbanyak istighfar dan sertakan kawan anda tersebut dalam do'a-do'a anda, agar Allah berkenan untuk mengampuni dosanya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA