Menegur Tetangga

Akhlaq, 19 Februari 2014

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr.wb. Pak Ustad,
Saya mau konsultasi,saya punya tetangga depan rumah, dulu dia bekas tetangga 1 kampung juga, saya cukup tahu mengenai dia, dia bekerja sebagai PSK & belum pernah menikah, tapi sekarang dia sudah menikah, tetapi suaminya kerja di luar kota.
sepeninngal suami kerja ke luar kota, dia sering menerima tamu lelaki (setahu saya lelaki itu sudah beristri & punya anak)
hampir setiap hari lelaki itu bertamu dari siang hingga larut malam.
sampai anak saya yang berumur 6 tahun berkata "ma,tante S kalo gak ada suaminya, koq sering sama oom yang itu ya ma???"
Berarti selama ini anak saya ikut mengamati tingkah laku tetangga yANg kurang baik itu, saya takut nantinya berpengaruh pada moral anak saya, Pak ustad.
Akhirnya saya putuskan untuk melapor pada pengurus RT, dan keesokan harinya S itu ditegur oleh pengurus RT.
Yang saya tidak habis pikir,pengurus RT tersebut bilang bahwa saya yang melapor,,,,
Tanpa pikir panjang lagi, malamnya S melabrak saya habis-habisan, saya dimaki-maki dengan kata-kata kotor.
Dia bilang pada semua warga disana, kalo saya suka ngurusin orang, anehnya lagi banyak warga yang mendukung dia & memojokkan saya.
Sebenarnya niat saya cuma ingin membuat dia sadar akan kelakuannya, menghormati tetangga yang lain. Dia mengaku tidak berbuat apa-apa di dalam rumah, tapi yang namanya berdua-duaan dengan suami orang sampai larut malam, pintu pagar ditutup itu sudah kelihatan tidak baik, Pak ustadz. Saya beranggapan dia sudah berzina.
Yang mau saya tanyakan, apakah saya salah Pak Ustadz?
kalo memang saya benar kenapa banyak warga yang memihak kepada dia?
sampai hari ini (kejadian sdh berjalan 3 minggu) kalo dia melihat saya di depan rumah, dia maki-maki saya dengan kata kotor, saya sudah coba untuk bersabar,
Kadangkala saking stressnya saya pernah mendoakan dia, agar dia mendapat azab dari Allah SWT, apakah saya berdosa mendoakan seperti itu untuk orang yang mendholimi say?
saya juga mau bertanya dzikir untuk menenangkan hati & terhindar dari fitnah keji itu bagaimana Pak Ustad?
Terrima kasih,
Wassalamu'alaikum wr.wb

-- Linda Herlin (Banyuwangi)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Setiap muslim, berkewajiban untuk meng-inkari kemunkaran yang dilihatnya dengan cara yang baik

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka sesungguhnya apa yang sudah anda lakukan dengan melaporkan kemunkaran yang anda lihat kepada yang bertanggung jawab di lingkungan anda ( RT ) sebetulnya sudah benar, barangkali pak RT yang agak kurang bijaksana dengan menyebut nama anda saat beliau menegur tetangga anda tersebut yang semestinya adalah tanggung jawabnya

Oleh karenanya, seyogyanya anda mendiskusikan lagi dengan pak RT perihal dampak yang anda dapatkan dari peringatan pak RT kepada tetangga anda tersebut 

Kemudian saat anda terdzolimi ( yang insya Allah akan terkabul doa anda ), sebaiknya justru anda mendoakan baik untuk kebaikan tetangga anda tersbut, karena kalau anda doakan bagi keburukannya, bisa jadi ia akan menjadi lebih buruk lagi yang akhirnya banyak orang yang akan menjadi korban keburukannya

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan hidayah dan rahmt-Nya kepada kita semua

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb. 



-- Agung Cahyadi, MA