KPR Denga BnakKonvensional Angsuran Tetap

Lain-lain, 6 Mei 2016

Pertanyaan:

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum wr wb. Ustadz, bagaimana hukum KPR dari bank konvensional. Setahu saya bank tersebut yang membeli cash rumah yang diinginkan dan nasabah membayar secara cicil harga yang disepakati, tetapi bank konvensional secara terang-terangan menyebutkan adanya bunga? Afwan ustadz sekiranya pertanyaan ini pernah diungkap Jazakallah khairon katsiro Wassalamu 'alaikum wr. wb.

Jawaban

Assalamu `alaikum Wr. Wb. Dalam masalah ini yang harus Anda pastikan adalah harga beli rumah itu dari pihak Anda ke pihak bank. Apakah harga itu sudah bisa dipastikan besarnya dan tidak berubah, atau masih bersifat tentatif tergantung masa angsuran dan sebagainya. Bila harga total angsuran yang harus Anda bayar itu sudah pasti (fixed) misalnya 100 juta net, maka hal itu bukan riba. Tapi kalau nilai total angsurannya masih belum pasti, maka sebenarnya disitulah letak riba-nya.

Jadi coba jelaskan apa yang dimaksud dengan BUNGA dalam transaksi Anda itu? Dan bagsaimana sistemnya? Apakah bunga yang dimaksud adalah bunga yang harus dibayarkan kepada bank berdasarkan hutang kita kepada bank? Bila memang benar demikian, maka jelaslah ini sebuah praktek ribawi, karena pada dasarnya sama saja Anda meminjam uang ke pihak bank dan Anda wajib membayarkannya plus bunganya. Sedangkan yang dibenarkan dalam Islam adalah Anda meminta bank membelikan rumah untuk Anda dan dijual kepada Anda dengan harga yang lebih mahal dari harga awal.

Misalnya, bank membeli rumah itu dari pihak lain seharga Rp. 70 juta lalu rumah itu dijual kepada Anda dengan harga fix Rp 100 juta. Maka Anda harus membayar dengan angsuran selama 3 tahun. Praktek ini disebut sebagai akad murabahah atau juga ba`i bittaqshid. Praktek ini dibenarkan dalam Islam. Yang penting harganya pasti dan fix, sedangkan nilai pertambahan atau keuntungan Rp 30 juta memang hak dari pihak bank sebagai jasa penjualan.

Wallahu a`lam bis-shawab. Wassalamu `alaikum Wr. Wb.
Tanya jawab tersebut diatas berasal dari syariah online.com ustadz
Mohon penjelasannya

-- Muhammad Hafizuddin (Yogyakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.
Pada prakteknya dalam transaksi KPR di Bank Konvensional ada klausul ribanya, yaitu :

1. Akadnya bukan jual beli tetapi pinjam meminjam, yang karenanya yang harus dsibayar oleh nasabah adalah pokok pinjaman dan bunga, sementara bunga pinjaman itu adalah riba yang diharamkan
2. Dalam akad KPR tersebut, ada klausul yang mengatakan : Bila terlambat dalam meng-angsur, maka terkena denda, yang berarti itu adalah tambahan harga dari harga yang disepakati di awal akad, dan tambahan tersebut adalah riba yang diharamkan

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk menjauhkan kita semua dari hal-hal yang diharamkan

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.

-- Agung Cahyadi, MA