Suami Tertutup

Lain-lain, 14 April 2021

Pertanyaan:

Assalamualaikum...

Sy sdh menikah 8th, punya anak 1 umur 4th.Suami mmpunyai karakter trtutup. Dulu waktu sy msh kerja hal itu bs terabaikan,skg stlh resign baru terasa klo karakter suami itu bikin nyesek. Sy merasa sprti bkn siapa2, hnya sperti tkg beres2 rmh & pemuas nafsu. Tdk prnah diajak berunding,bahkan kdg tau keadannya dr klurga lain ato dr ngecek isi hpnya. Klo sy mulai dgn ngajak ngobrol dy tanggepi ketus. krg antusias jd sy jg kdg diemin. Klo beranten sk ngatain sy bodoh,tdk bs bantu apa2. Pdhl jg sy tdk pnh nuntut,tdk pnh mnta apa2. Pernah dl dibicarakan ktnya mau brubah tp trnyta ttp. Sy mrsa cm dijadikan pelampiasan. Klo plg kerja ada mslh d ktr saya yg kena. 

Bagaimana sy harus menyikapi hal ini? Sy pengen mmbntuk rmh tgga yg damai smpai nti tua.tp dgn sikap dy seperti itu sy sanksi. Apa bs sy mendampingi dy smpai nanti tua? Mohon arahannya..

 

Terimakasih 



-- Chen (Mojokerto)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Sebelum kami menjawab apa yang anda tanyakan, kami akan sampaikan dulu perbedaan laki-laki dan perempuan dalam cara berkomunikasi atau berbicara, sehingga bisa dinilai apakah suami anda laki-laki tertutup atau tidak, laki-laki normal seperti laki-laki pada umunya atau tidak dan apa yang harus anda lakukan sebagai seorang istri ?

Allan dan Barbara Pease dalam bukunya :Why Men Don’t Listen and Women Can’t Read Maps menjelaskan perbedaan laki-laki dan perempuan dalam berbicara:

  1. Pusat bicara laki-laki pada otaknya lebih sedikit dibandingkan dengan perempuan. Sehingga kemampuan bicara laki-laki tidak lebih baik daripada perempuan.
  2. Wanita lebih butuh bicara karena masalah berputar-putar dikepalanya.
  3. Wanita senang bicara.
  4. Laki-laki curhat tanpa suara dengan dirinya sendiri.
  5. Perempuan berpikir secara lisan.
  6. Jika perempuan berbicara maka pria merasa diomeli.
  7. Perempuan butuh bicara 20.000 kata perhari dan laki-laki hanya butuh 70.000 kata perhari. Maka ketika laki-laki tidak berkata apa-apa serta merta perempuan merasa tidak dicintai

Dengan membaca poin diatas maka maka wajar jika sering terjadi kesalah pahaman antara suami dan istri. Istri merasa diabaikan keberadaanya, tidak dianggap penting karena suami tidak atau jarang mengajaknya berbicara tentang beragam hal yang terjadi dalam keluarga, mulai masalah anak,malah kebutuhan rumah tangga, keuangan dan bahkan masalah hubungan suami istripun tidak romantic. Hal-hal yang seharusnya diketahui oleh istri dari suaminya justru diketahuinya dari orang lain atau terpaksa didapat dari mencuri informasi dari barang milik pribadinya.

Hal-hal seperti itulah yang membuat istri nyesek dan merasa dunia sempit dan menghimpit meskipun tinggal bersama di rumah dan bersama orang yang dicintainya,suami dan anak-anak.

Apa yang harus Anda lakukan untuk mencairkan suasana yang beku itu agar suasana lebih cair dan riang?sehingga suasana rumah lebih menyenangkan dan menggairakan .

  1. Sadarilah bahwa laki-laki dan perempuan itu berbeda kebutuannya untuk berbicara. Perempuan akan membicarakan segala hal yang ada dikepalanya, sementara laki-laki memendam dalam kepalanya. Perempuan bicara sebagai cara mengusir dan meringankan masalah, sementara laki-laki merasa terintimidasi jika dipaksa menyampaikan masalahnya. Itu semua terjadi karena memang organ dan struktur otak laki-laki dan –perempuan itu berbeda.
  2. Seorang istri harus mengambil inisiatif untuk mencairkan suasana, memulai pembicaraan, karena dia lebih mampu mengawali pembicaraan daripada laki-laki. Segala hal bisa dijadikan bahan pembicaraan, perkara kecil dan tidak pentingpun bisa menjadi bahan pembiaraan. Hal ini berbeda dengan laki-laki, dia hanya memulai bicara pada hal-hal yang sangat penting saja, kurang bisa basa basi, sehingga terkesan kaku dan tertutup.
  3. Sadarilah bahwa bukan hanya suami anda yang cuek, pendiam dan tertutup. Semua laki-laki berpotensi seperti itu. Anda harus mampu mengubah kondisi itu. Jadilah anda sosok yang menggembirakan suami dan menyenangkannya. Jika itu Anda lakukan dengan baik maka Anda akan merasakan dampak baiknya. Istri yang baik adalah istri yang dapat membahagiakan suami. Rasulullah saw bersabda:

" istri yang terbaik ialah istri yang mempesonakanmu setiap kali dipandang." (HR. An-Nasai)

Demikian yang bisa disampaikan semoga bermanfaat. Silahkan rujuk dan baca buku Barbara diatas, untuk menambah wawasan Anda tentang laki-laki dan perbedaanya dengan perempuan. Wallahu a’lam bishowab. (as)

 



-- Amin Syukroni, Lc